Menerapkan gaya hidup sehat termasuk bergerak aktif secara rutin, menghindari perilaku sedenter, tidak merokok serta deteksi dini kondisi jantung bila ternyata ada riwayat penyakit jantung.
Rabu | 11 Juli 2018 | 8.55 WIB

Hallo.id, Jakarta - Karena dikenal membantu mengencerkan darah, sebagian orang menganggap aspirin bisa membantu mencegah terjadinya serangan jantung atau bahkan penyakit jantung.

Namun bolehkah obat ini kita konsumsi rutin? 

"Untuk mencegah tidak ada efeknya. Aspirin untuk fungsinya agar gumpalan darah yang tadinya hebat menjadi tidak, mencegah kalau ada seranga jantung menjadi tidak hebat," ujar Spesialis jantung dan pembuluh darah dari RSPI Puri Indah, dr. Johan Winata, Sp.JP (K), FIHA di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Ketimbang mendatangkan manfaat, konsumsi aspirin tanpa ada gejala serangan jantung justru bisa mengiritasi lambung dan hati. 

"Pemakaian lama aspirin bisa mengiritasi lambung. Pasti lemas orangnya. Pas apes bisa kena gangguan liver. Sama saja melukai diri sendiri," kata dia. 

"Harus benar-benar digunakan orang yang punya penyakit jantung," sambung Johan. 

Untuk pencegahan, Johan menyarankan kita menerapkan gaya hidup sehat termasuk bergerak aktif secara rutin, menghindari perilaku sedenter, tidak merokok serta deteksi dini kondisi jantung bila ternyata ada riwayat penyakit jantung dalam keluarga. (lws)
 


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.