Dewan Soroti Puluhan TKI yang Ditahan Malaysia
Rabu | 14 Februari 2018 | 16.55 WIB

Hallo.id, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Amelia Anggraini menyoroti puluhan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Purworejo, Klaten dan Kebumen, Jawa Tengah, yang ditahan petugas Imigrasi Malaka, Malaysia. Diduga, penahanan itu karena salah penempatan lokasi kerja.

“Secara legalitas, mereka itu tidak salah. Cuma mereka seharusnya ditempatkan di Selangor, bukan di Malaka. Itu bukan salah mereka, tapi kesalahan agen di Malaysia,” ungkap Amel saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2/2018). 

Untuk itu, politisi Partai Nasdem ini meminta Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Harus ada good will dari Pemerintah Indonesia dan Malaysia. Karena, datangnya TKI ke Malaysia atas permintaan negara bersangkutan. Jadi, mereka harus dikeluarkan dari tahanan dan diberikan pekerjaan sesuai job order,” tegas politisi asal dapil Jateng itu.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Tengah, Wika Bintang, para TKI itu ditahan di wilayah Malaka. Rinciannya, 37 orang asal Purworejo, 36 orang asal Kebumen, dan seorang asal Klaten.

Pekerja asal Indonesia itu dianggap salah dalam soal penempatan lokasi kerja. Mereka diketahui disalurkan oleh PT Dian Yoga Perdana sebagai pihak penyedia tenaga kerja luar negeri. (nwi)


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.