Produksi bawang Sleman hanya sekitar 5-7 persen, petani di Sleman tidak fokus budidaya bawang.
Jumat | 12 April 2019 | 15.43 WIB

Hallo.id, Sleman – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memprediksi kenaikan harga bawang merah maupun bawang putih akan terus terjadi hingga Lebaran pada Juni 2019.

“Harga bawang merah maupun putih stabil pada angka tinggi. Artinya, kenaikan harga bawang merah sedikit demi sedikit tapi konstan pada harga tinggi. Kami prediksi kenaikan karena menjelang Puasa, hari raya dan hasil panen petani gagal karena hujan,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Tri Endah Yitnani di Sleman, Jumat (12/4/2019).

Menurut dia, saat ini stok bawang merah juga hampir habis. Sementara permintaan di pasar masih cukup tinggi.

“Wajar kalau harga bawang terus naik,” katanya.

Ia mengatakan, kenaikan harga komoditas bawang putih sampai Rp48 ribu, namun kenaikannya tidak seperti bawang merah.

“Kalau harga bawang putih fluktuatif harganya,” katanya.

Endah mengatakan, dengan kondisi tersebut pihaknya memprediksi masih akan ada kenaikan harga hingga 10 persen.

“Setelah Lebaran kemungkinan baru turun, fenomenanya sama seperti tahun lalu,” katanya.

Ia mengatakan, selama ini bawang yang di pasaran Sleman berasal dari daerah Wonosobo, Muntilan, Boyolali dan sebagian lagi dari daerah Jawa Timur.

“Produksi bawang Sleman hanya sekitar 5-7 persen, petani di Sleman tidak fokus budi daya bawang,” katanya.

Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman Edi Sri Harmanto mengatakan petani Sleman memang belum familiar untuk menanam bawang.

“Pada 2018 lalu sudah mulai untuk diajari menanam bawang, luasnya lahannya 20 hektare,” katanya.

Ia mengatakan, untuk saat ini petani masih belum mulai menanam bawang. Dan baru akan mulai menanam pada Mei ketika curah hujan minim.

“Kalau hujan, rawan untuk menanam bawang merah,” katanya.

Salah seorang pedagang di Pasar Denggung, Sleman Partinah (50) mengatakan kenaikan harga ini sudah berlangsung sejak akhir Maret.

“Awal Maret harga bawang merah masih berkisar pada Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Saat ini harganya sudah mencapai Rp43 ribu dan ada kecenderungan terus naik,” katanya.

Ia mengatakan, bukan hanya bawang merah, bawang putih juga mengalami kenaikan harga. Untuk bawang putih kating, saat ini harganya mencapai Rp47 ribu per kilogram.

“Bulan lalu harga bawang putih hanya Rp20 ribu per kilogram,” katanya. (vic)


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.