Harley Davidson Jaman Perang
Rabu | 25 Juli 2018 | 22.6 WIB

Hallo.id, Jakarta – Sejarah motor Harley-Davidson di dunia sudah tercatat sejak meletusnya Perang Dunia (PD) I. Saat itu, peran kendaraan roda dua sangat penting untuk urusan mobilisasi secara cepat.

Pihak militer Amerika Serikat melakukan uji coba terhadap dua merek motor, Harley-Davidson dan Indian. Jadilah kedua merek tersebut sebagai bagian peralatan tempur andalan.

Fungsinya untuk mengantar tentara melakukan pengintaian, mengantar pesan hingga ikut dibawa dalam pertempuran ringan.

Namun fungsi paling vitalnya sebagai alat mendukung komunikasi dan logistik militer.

Diantara kedua merek tersebut, Harley Davidson menjadi motor yang paling banyak dipakai ikut berperang. Tercatat ada beberapa model yang dipercaya oleh militer Amerika Serikat membantu memenangkan berbagai perang di era tersebut. 

Harley-Davidson seri J dan JD.Ketika terjadi Revolusi Meksiko jelang terjadinya Perang Dunia 1, Presiden Wilson mengutus Jenderal John J Pershing yang dikenal dengan sebutan "Black Jack".

"Black Jack" bersama beberapa unit kavaleri Angkatan Darat Amerika memiliki misi untuk menangkap Pancho Villa karena sering melakukan teror di tembok perbatasan. 

Misi tersebut gagal. Tentara Amerika Serikat tidak berhasil menangkap Pancho Villa.

Sebelum pertempuran berlangsung, pihak AD sudah bereksperimen menggunakan sepeda motor di medan tempur.

Model Harley-Davidson yang digunakan saat itu adalah H-D Seri J dan Seri JD. Keduanya didukung mesin V-twin 999 cc berpendingin udara. Motor solo untuk pasukan ini memakai sespan tambahan untuk penumpang dan membawa persenjataan. 

Beberapa dimodifikasi agar bisa membawa tandu mengangkut pasukan yang terluka.

Sepanjang perannya, motor sangat diandalkan di medan sulit sepanjang perbatasan. 

Harley-Davidson Model 17F / J

Meski masih memiliki berbagai kelemahan dibanding merek Indian, itu tidak menggoyahkan hati pihak AD Amerika Serikat. Mereka tetap memilih Harley-Davidson dan memesan hingga puluhan ribu unit selama Perang Dunia I berlangsung.

Model yang banyak dipesan adalah 17F yang sama dengan model J menggunakan mesin V-twin 999 cc dengan transmisi tiga percepatan. Kabarnya, sejumlah 20 ribu unit Model 17 dilengkapi sespan untuk membawa senjata, amunisi dan berbagai perlengkapan dipesan.

Menang di sektor militer, membuat H-D tergerak untuk melatih mekanik tentara melalui “Quartermaster School”. Para mekanik terlatih ini berkesempatan membeli motor seperti keinginan mereka. 

Para mekanik ini juga yang akhirnya menjadi cikal bakal komunitas motor asal Milwaukee tersebut. 

Harley-Davidson WLA

Di awal pecahnya Perang Dunia II, kembali pihak militer amerika Serikat meminta Harley-Davidson memproduksi motor militer.

Lahirlah model WLA yang diperkenalkan pada 1940. Kapasitas mesinnya lebih kecil dibanding Model J, yakni 737,4 cc berpendingin udara.

Lebih dari 90.000 unit H-D WLA dipesan saat itu dan berhasil mengantarkan perusahaan menjadi merek nomor satu di Amerika mengalahkan Indian. 

Ini menjadi motor militer paling sempurna dibuat Harley-Davidson. Bahkan dari sisi warna yang dihadirkan, sangat identik dengan warna milietr, bernada gelap dengan aksen hitam.

 

Sumber : Carmudi.co.id


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.