Proton Indonesia
Rabu | 18 Juli 2018 | 6.27 WIB

Hallo.id, Jakarta - Proyek mobil nasional Indonesia yang menggandeng Proton Malaysia sempat berhembus kencang walaupun akhirnya kembali tenggelam seperti nasib ESEMKA yang dulu pernah mencuat.

Ternyata proyek tersebut tidak benar-benar hilang. Bahkan disebutkan saat ini masih berjalan antara PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) dengan Proton.

“Tentu saja. Kami akan melanjutkan diskusi terkait hal tersebut,” kata Datuk Seri Syed Faisal Albar, pimpinan Proton.

Berlanjutnya wacana proyek ini makin diperkuat ketika Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, berkunjung ke Indonesia pada akhir Juni lalu. Bahkan Mahathir sempat menyinggungnya saat press conference di Istana Bogor, Jawa Barat.

“Kami membahas bersama-sama soal produksi mobil buatan Indonesia dan Malaysia untuk negara-negara Asia Tenggara. Tetapi belum ditindaklanjuti. Sekarang kami sedang mencari untuk menghidupkan kembali proyek ini,” ungkap Mahathir saat itu.

Tahun 2015 lalu, sudah terjadi penandatanganan Memorandum of Understansing (MoU) antara PT ACL dengan Proton Malaysia.

Penandatanganan MoU dihadiri oleh Perdana Menteri Malaysia saat itu, Najib Razak, Presiden Joko Widodo dan pimpinan Proton yang saat itu dipegang oleh Mahathir Mohamad.

Inti dari kesepakatan tersebut adalah membahas lebih lanjut terkait proyek mobil nasional Indonesia dan proyek mobil ASEAN.

 

Sumber: Carmudi.co.id


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.