ARJ Indonesia berencana menggelar Konvensi Visi Indonesia yang akan digelar 27-29 September di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Selasa | 10 September 2019 | 8.38 WIB

Hallo.id, Jakarta - Menteri kabinet Pembawa Perubahan adalah harga mati? Perhelatan pilpres usdah selesai. Pemenangnya pun sudah diputuskan secara aturan yang berlaku. Adalah Ir.H. Joko Widodo dan KH. Ma'ruf Amin keluar sebagai pemenang dalam kontestasi demokrasi 17 April 2019 silam. Kini, tingga pelantikan yang dijadwalkan pertengahan Oktober bulan depan. Tahapan selanjutnya adalah masyarakat diajak presiden untuk berpartisipasi memberikan masukan terkait calon-calon menteri kabinet kerja yang akan membantu Jokowi-Amin pada 5 tahun mendatang (2019-2024). Prosentasenya adalah 45 persen jata partai politik dan 55 persen dari kalangan profesional dan lainnya. 

Sejumlah elemen terus mendorong figur terbaiknya, termasuk Aliansi Relawan Jokowi Indonesia yang selama proses kampanye hingga terpilih sebagai Presiden makin kencang dalam mendorong figur-figur bertanggungjawab terhadap program pembangunan nanti. 

Rencana besar kegiatan konvensi Visi Indonesia yang dijadwalkan akan dilakukan pada 27-29 September 2019 di Hotel Grand Sahid nanti sebagai tanda AJR Indonesia mendorong ada perubahan untuk Indonesia dengan bakal Calon Menteri kedepan mampu melakukan perubahan.

Karena itu, Aliansi Relawan Jokowi Indonesia (ARJ Indonesia) berencana menggelar Konvensi Visi Indonesia. Tujuannya memberikan usulan calon menteri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Konvensi digelar 27-29 September di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (9/9/2019), Koordinator ARJ Indonesia Budi Mulyawan mengatakan dalam konvensi, para calon menteri akan menyampaikan beberapa usulan program unggulan kepada presiden dan wakil presiden terpilih.

“Kami berharap konvensi dapat melahirkan dan merekomendasikan kandidat menteri, juga usulan program unggulan yang berguna bagi presiden terpilih untuk menentukan siapa-siapa pembantunya,” kata Budi.


Dijelaskan, inisiatif tersebut muncul dari relawan yang berjuang memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 kemarin. Kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin merupakan hasil kerja bahu-membahu antara kekuatan politik formal (partai koalisi) dan kekuatan informal (relawan). Konvensi digelar untuk mengisi "ruang kosong" yang tidak dilakukan partai koalisi dalam menyeleksi calon menteri. Hal ini merupakan wujud nyata peran aktif yang dipersembahkan relawan.

“ARJ Indonesia sangat memahami bahwa penentuan siapa-siapa yang dapat menjadi menteri kabinet sepenuhnya adalah kewenangan presiden. Berangkat dari situasi politik yang sangat kompleks dan terus-menerus dihangatkan oleh lawan politik serta rancana pindahnya ibu kota menyisakan 'segudang pekerjaan rumah' yang harus diselesaikan presiden terpilih," kata Ense Da Cunha Solapung, sekjen Relawan Bravo 5 Muda saat membacakan pernyataan relawan dalam konferensi pers.

Lalu, seperti apakah caln menteri kabinet Jokowi Jilid II yang diinginkan oleh ARJ Indonesia yang akan disodorkannya? Tak muluk-muluk, ARJ Indonesia menginkan calon Menteri yang mampu mendukung Program Pembangunan lima tahun mendatang.

Komitmen Aliansi Relawan Jokowi Indonesia (ARJ Indonesia) untuk mendukung kinerja Presiden Jokowi – Ma’aruf pada lima tahun mendatang ini dibuktikan dengan AJR meminta agar ada calon Menteri yang terbaik yang mampu melahirkan program dalam mendukung pemerintahan lima tahun mendatang. Hal itu disampaikan Budi Mulyawan melalui press release yang diterima media ini, Senin (09/09/2019).

Menurut Koodinator ARJ Indonesia, Budi Mulyawan, bahwa inti dari konvensi tersebut untuk menyampaikan usulan Menteri sekaligus tawaran program unggulan kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih.
Dijelaskan bahwa pikiran ini muncul setelah semua relawan yang telah berjuang keras memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 memikirkan untuk Indonesia menjadi lebih baik lagi dari adanya calon Menteri yang benar-benar bisa membuat perubahan.

“Kemenangan Bapak Jokowi-Ma’ruf Amin dalam pilpres merupakan karya kemenangan yang dilalukan secara bersama-sama antara kekuatan politik formal (partai koalisi) dan kekuatan informal (relawan),” pungkasnya. (dom)


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.