Komisi II Tidak Permasalahkan Marak Calon Tunggal
Kamis | 11 Januari 2018 | 13.59 WIB

Hallo.id Jakarta - Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali tidak mempermasalahkan ada 19 daerah yang melaksanakan Pilkada 2018 namun hanya diikuti satu calon atau calon tunggal karena menunjukkan bahwa yang bersangkutan mendapatkan dukungan penuh seluruh partai politik.

"Tidak masalah, berarti dia bagus dan mendapat dukungan semua partai," kata Amali di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Dia menjelaskan rekomendasi yang diberikan seluruh parpol kepada satu kandidat dalam Pilkada sangat dimungkinkan dan tidak bisa dilarang.

Amali meyakini sebuah parpol memberikan rekomendasi sudah memiliki pertimbangan yang matang misalnya tingkat elektabilitas yang tinggi.

"Saya nilai partai sudah mempertimbangkan dengan baik dan misalnya Golkar melihat dari elektabilitas yang tinggi sehingga kami prioritaskan," ujarnya seperti dikutip Antara.

Dia menilai kalau ada satu kandidat yang hasil surveinya memiliki elektabilitas paling tinggi, maka pasti parpol tidak mau mendukung calon yang kalah.

Karena itu, menurut dia, hal tersebut merupakan keputusan yang tidak bisa dipaksa dan direkayasa.

Sebelumnya, KPU Pusat menyampaikan ada 19 calon tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Daerah tersebut antara lain Kabupaten Lebak, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Minahasa Tenggara, dan Kabupaten Prabumulih.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra mengatakan untuk mengantisipasi calon tunggal tersebut, institusinya akan menerbitkan surat edaran (SE) untuk daerah yang hanya satu pasangan calon.

Menurut dia, KPU akan melakukan sosialisasi agar calon atau parpol yang belum dapat dukungan bisa mendaftarkkan kembali. (ibl)


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.