Car Wash
Rabu | 4 Juli 2018 | 14.39 WIB

Hallo.id, Jakarta - Perjalanan mudik lebaran sudah kelar, tinggal menyisakan mobil yang kondisinya mungkin lagi ngos-ngosan habis dipacu ratusan kilometer dari kota ke desa dan kembali lagi ke kota.

Tentu yang paling kelihatan adalah fisik eksterior dan interior. Body depan, samping dan belakang pasti terlihat kotor akibat debu yang menempel selama perjalanan. Belum lagi interior yang nampak bagai kapal pecah dengan ceceran sampah dimana-mana atau pasir dan remah-remah makanan di atas karpet.

Nah, sekarang tiba waktunya untuk memanjakan kendaraan Anda selepas mudik dengan melakukan ritual bersih-bersih dan melakukan pengecekan bagian-bagian penting pada mesin agar kondisinya kembali prima.

Karena tentunya selepas mudik mobil tidak lantas diam 'ngejogrog' di garasi bukan?

Berikut ini ada tips agar kendaraan, khususnya mobil bisa kembali segar bugar ;

1. Cuci Steam

Yang paling pertama dilakukan setelah sampai dari perjalanan mudik adalah bersih-bersih luar dan dalam mobil. Bisa dilakukan sendiri di rumah, atau ambil cara paling instan, bawa ke tempat cuci steam.

Usahakan cari yang hidrolik agar bisa disemprot dari bawah. Tekanan air menggunakan alat cuci steam sangat membantu merontokkan kotoran-kotoran yang menempel di bagian bawah (kolong) mobil.

Lebih baik lagi kalau Anda berinisiatif untuk membawanya ke salon mobil, karena bersihnya tentu jauh lebih maksimal. Tapi tentu rupiah dalam kocek yang dikeluarkan juga lebih banyak.

Di bagian interior, proses vacuum (isap debu dan kotoran) pada karpet jadi sebuah kewajiban. Kalau perlu bongkar karpet lalu dicuci. 

2. Cek Filter Udara

Langkah kedua membawa mobil ke bengkel langganan atau bengkel resmi untuk melakukan pengecekan filter atau saringan udara.

Mengapa hal ini penting? Karena setelah dibawa bepergian jauh, bagian tersebut tentu bekerja maksimal menangkal kotoran yang akan masuk ke saluran udara (intake manifold). Kondisinya tentu akan kotor sekali sehingga saat dibawa beraktifitas terasa kurang jos. 

Ini juga bisa dilakukan sendiri di rumah, selama punya parts cadangannya. Tapi lebih baik dan lebih dianjurkan bawa ke bengkel saja.

3. Kaki-kaki Mobil

Langkah ketiga juga tidak kalah pentingnya. Periksa bagian kaki-kaki, atau bahasa kerennya lakukan spooring dan balancing.

Jauhnya jarak tempuh perjalanan mempengaruhi kondisi kaki-kaki. Belum lagi medan yang ditempuh juga sangat beragam. Mulai dari jalanan yang tidak rata, bergelombang, bahkan berlubang.

Selain itu, jangan ketinggalan untuk mengecek bagian suspensi. Masih bekerja dengan baik atau per-nya sudah aus. Kalau ternyata sudah aus, cepat lakukan penggantian. 

Selanjutnya masih di bagian kaki-kaki, perhatikan kondisi kampas rem, piringan dan pelumasnya. Untuk yang satu ini jangan pernah menawar, karena keselamatan Anda menjadi taruhannya.

4. Baterai (Aki)

Baterai atau aki mobil juga wajib mendapat perhatian setelah mobil dipakai mudik. Kinerja aki selama perjalanan mudik tentu sangat di forsir sehingga bisa saja menjadikannya lemah.

Cek jumlah air aki karena bukan tidak mungkin selama perjalanan menjadi berkurang. Faktor penyebabnya tidak lain akibat suhu panas di ruang mesin bikin air aki menguap dan berkurang. 

Setelah ditambahkan, lanjut untuk mengecek tegangan listrik pada aki. Kalau sudah menunjukkan angka tegangan di bawah standard pabrikan, lakukan pengecasan atau stroom aki.

Ini berlaku bila aki yang digunakan jenis aki basah. Sementara untuk aki kering, satu-satunya jalan kalau sudah lemah adalah menggantinya dengan yang baru.

5. Air Conditioner / AC

Menempuh jarak ratusan kilometer tentu pemakaian AC berlangsung terus. Siapa juga yang rela kepanasan di dalam kabin karena sengaja mematikan AC biar irit BBM? Terpaksa sistem pendingin kabin mobil ini akan bekerja ekstra keras. Ujung-ujungnya setelah mudik, kabin mobil tidak sesejuk yang diinginkan. 

Kalau ada gejala ini, segera periksakan. Bisa jadi freon sudah berkurang atau parah-parahnya terjadi kebocoran. 

Itulah lima bagian yang wajib diperhatikan usai kendaraan Anda dipakai mudik. Tapi bukan berarti bagian lain menjadi tidak penting untuk diperhatikan. 

Selayaknya, kendaraan usai dibawa mudik langsung dibawa ke bengkel resmi untuk melakukan pengecekan menyeluruh atau servis ringan kalau memang tidak ada gejala kerusakan. Ganti parts yang sudah aus sekaligus juga mengganti oli, baik itu oli mesin, oli transmisi dan juga oli rem.

Tentu kendaraan akan kembali normal dan nyaman saat dibawa kembali beraktifitas.

 

Sumber: Carmudi.co.id


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.