High Beam Logo
Selasa | 2 Oktober 2018 | 19.58 WIB

Hallo.id, Jakarta – Mungkin masih banyak pemotor yang belum mengerti kalau nyatanya lampu jauh atau lampu dim hanya boleh digunakan saat-saat tertentu saja. Bukan untuk dinyalakan setiap waktu.

Menganggap cahaya lampu utama kurang maksimal menerangi jalan atau kurang jauh, akhirnya high beam ikut menyala tanpa memikirikan potensi bahaya yang ditimbulkan. 

Pernahkah terlintas di pikiran Anda, atau bahkan pernah mengalami sendiri saat berpapasan dengan motor yang lampu jauhnya menyala? Sangat mengganggu Anda bukan?

Begitu pun sebaliknya jika Anda yang melakukan hal tersebut. Kendaraan dari arah berlawanan akan sangat terganggu dan bisa menimbulkan bahaya bagi mereka.

Lampu dim adalah lampu dengan cahaya lebih terang yang terdapat pada lampu utama. Saat lampu ini menyala akan muncul indikator dengan bentuk lampu menyorot berwarna biru di layar informasi kendaraan. 

Lampu jauh menyorot jalan dalam jarak cukup jauh sekaligus objek lain di depan kendaraan, termasuk kendaraan dari arah berlawanan. Sorotan tersebut mengganggu pengendara lain karena silau dan fokus penglihatannya menurun sesaat. Apalagi kalau pengendaranya punya kondisi mata silinder. 

Itulah mengapa pemerintah mengatur hal ini dalam pasal 48 ayat 3 huruf G Undang-Undang Republik Indonesia No. 22/2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Selanjutnya, di pasal 58 pada undang-undang tersebut semakin menegaskan dengan bunyi “Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan dilarang memasang “perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas.”

Selanjutnya, pemerintah juga mengatur sorotan lampu dari sepeda motor melalui PP 55 tahun 2012 Pasal 24 ayat 2 yang berbunyi sebagai berikut ” Untuk Sepeda Motor harus dilengkapi dengan lampu utama dekat dan lampu utama jauh paling banyak dua buah dan dapat memancarkan cahaya paling sedikit 40 (empat puluh) meter ke arah depan untuk lampu utama dekat dan 100 (seratus) meter ke arah depan untuk lampu utama jauh.”

Untuk ayat 3 di pasal yang sama menjelaskan soal posisi lampu utama pada sepeda motor yang berbunyi sebagai berikut “Apabila Sepeda Motor dilengkapi lebih dari 1 (satu) lampu utama dekat maka lampu utama dekat harus dipasang berdekatan.”

 

Sumber: Carmudi.co.id


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.