Ilustrasi Pengereman Mobil
Selasa | 25 September 2018 | 16.32 WIB

Hallo.id, Jakarta - Pengemudi dituntut paham mengendalikan mobil yang dibawanya. Tidak hanya piawai memutar setir untuk berjalan sesuai dengan jalurnya, pengemudi juga harus memahami teknik pengereman mobil yang benar.

Kemampuan mengerem yang baik sangat dibutuhkan, khususnya ketika menyetir mobil yang tidak dilengkapi fitur Antilock Braking System (ABS). Belum lama ini Daihatsu mengadakan sharing edukasi kendaraan bersama Sahabat Klub Daihatsu dengan topik utama Teknik Pengereman yang tepat.

Ben Faqih selaku Executive Coordinator People Development Department – CSVC Division, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) pada kesempatan tersebut turut menjelaskan soal teknik pengereman yang benar untuk kendaraan non ABS, antara lain:

Teknik Squeeze

Rem ABS bekerja dengan cara piston menekan kampas rem berulang-ulang secara otomatis melalui bantuan sensor. Tujuannya, agar kampas rem tidak cepat panas dan juga rem tidak terkunci. Nah, cara ini bisa diaplikasikan secara manual oleh pengemudi pada mobil yang masih belum ada fitur tersebut.

Pengemudi perlu belajar untuk menekan pedal rem dengan cara 'diayun' atau lepas dan tekan kembali berulang-ulang tapi dengan perlahan. Teknik ini perlu dipelajari agar pengemudi terbiasa menginjak pedal rem dengan tepat.

“Dengan teknik pengereman yang tepat, kita dapat mengendalikan dan menghentikan kendaraan dengan sempurna, lebih aman bagi diri sendiri dan orang lain. Untuk melakukan pengereman tanpa ABS diperlukan teknik yang tepat,” ungkap Ben Faqih.

Teknik Stab

Cara ini serupa dengan squeeze tapi dilakukan secara cepat. Teknik stab ini perlu dilakukan ketika mengendarai mobil dengan rem tromol.  Dalam melakukan teknik ini, perlu latihan dengan pendampingan oleh orang yang ahli dibidangnya (expert).

Cara mengerem dari teknik ini dengan menekan pedal rem, lepas dan tekan kembali berulang-ulang dengan secara cepat untuk mengurangi kecepatan kendaraan. Teknik stab efektif mengurangi kecepatan kendaraan cukup singkat sekaligus dapat mencegah ban mengunci.

Teknik Treshold

Cara terakhir yang bisa dipelajari oleh pengemudi yaitu teknik treshold. Pengereman ini dilakukan dengan cara menginjak pedal rem cukup dalam tapi tidak sampai mentok. Tahan pedal sekitar 90 persen (mengambang) agar tidak sampai mengunci, sehingga ban masih dapat dibelokkan.

 

Sumber: carmudi.co.id


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.