Penerapan ERP Diselaraskan dengan MRT
Kamis | 15 Februari 2018 | 8.49 WIB

Hallo.id, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menargetkan penerapan sistem Electronic Road Pricing (ERP) dapat direalisasikan tahun depan.

Pembangunan infrastruktur jalan berbayar tersebut nantinya juga akan diselaraskan Mass Rapid Transit (MRT).

Kepala Dishub DK Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, proyek MRT akan dibangun dalam dua tahap. Pembangunan tahap pertama dipusatkan dari Bundaran Senayan hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI).

"MRT Jakarta dijadwalkan sudah beroperasi pada Maret 2019. Kita akan selaraskan pembangunan tahap pertama ERP dengan MRT Jakarta," ujarnya, Rabu (14/2/2018).

Ia menjelaskan, dengan adanya penyelarasan ini, pembangunan sistem ERP pun dirubah dari semula di Jalan Sudirman dan Rasuna Said menjadi Bundaran HI-Senayan dan Jalan Medan Merdeka Barat.

"Jadi kami bangunnya bukan lagi dari utara ke selatan, tapi dari selatan ke utara karena akan diselaraskan dengan MRT," katanya.

Andri mengaku saat ini pihaknya belum dapat menentukan tarif ERP. Namun tarif yang akan diterapkan merupakan tarif fluktuatif. Artinya saat jam sibuk, tarif ERP dikenakan lebih tinggi.

"Karena ERP ini tidak semata-mata untuk meningkatkan PAD. Tapi juga untuk menyeimbangkan kapasitas jalan dengan volume kendaraan," tandasnya. (nwi)


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.