Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang.
Kamis | 21 Juni 2018 | 11.19 WIB

Hallo.id, Makassar - Lembaga survei Parameter Network Indonesia (PNI) melansir hasil risetnya mengunggulkan Calon Gubernur Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang -Tanribali Lamo (Agus-TBL) dengan persentase 28,86 persen tingkat elektabilitas dan ekseptabilitas.

"Kami telah melakukan survei 23 Mei-31 Mei 2018, hasil surveinya menunjukkan perbedaan jarak yang tidak jauh untuk elektabilitas dan akseptabilitas antara empat pasangan calon di Pemilihan Gubernur Sulsel," sebut Direktur PNI Rudi melalui siaran persnya diterima, Rabu (20/6/2018).

Bila dilihat pertarungan Pilgub Sulsel cukup sengit dan dinamis. Meski demikian, pasangan calon Agus-TBL masih menduduki posisi pertama, sebab ada harapan masyarakat menghendaki pemimpin yang sudah teruji.

Menurut Rudi, dari aspek elektabilitas kandidat gubernur dan wakil gubernur atau Top Of Mind melalui pertanyaan terbuka langsung, responden memilih pasangan Agus-TBL sebesar 28,86 persen.

Kemudian disusul pasangan Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) dengan persentase sebesar 24,72 persen. Di urutan ketiga pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) memperoleh persentase 22,62 persen.

Selanjutnya, pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-Ass) dengan persentase sebesar 18,9 persen. Dan tidak tahu atau tidak jawab 4,90 persen. Ia menyatakan kini persaingan Pilgub Sulsel semakin ketat karena masyarakat tidak ingin mencoba-coba dalam memilih Gubernur.

"Agus Arifin Nu'mang bisa unggul karena masyarakat menilai sudah berpengalaman dan yang selama ini menjadi ujung tombak dalam pemerintahan mantan Gubernur Syahrul Yasin Limpo selama 10 tahun. Masyarakat menilai pasangan Agus-Tanribali bisa melanjutkan pembangunan Sulsel agar terus berkelanjutan," katanya.

Untuk metodologi dan sampel dilakukan yakni pada wilayah daerah pemilihan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 sebanyak 6.022.987 juta orang pemilih.

Survei ini mengambil metode penarikan sampel dipilih secara random dengan teknik multi stage random sampling, yang mengambil jumlah responden sebanyak 1.200 orang dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Berdasarkan hasil survei tersebut menunjukkan bahwa dinamika politik selama pengambilan data dengan quality control. Selain itu, dilakukan verifikasi ulang di lapangan (spot check) sekitar 20-30 dari total data yang masuk guna menjamin akurasi data. (dar)
 


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.