20 orang cedera setelah seorang gerilyawan Taliban pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di markas pusat kepolisian di kota Pul-e-Khumri, Afghanistan.
Senin | 6 Mei 2019 | 11.39 WIB

Hallo.id, Kabul – Sedikitnya 20 orang cedera setelah seorang gerilyawan Taliban pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di markas pusat kepolisian di kota Pul-e-Khumri, Afghanistan bagian utara, menurut pejabat Afghanistan dan Taliban, Minggu 5/5/2019).

Sejumlah petempur Taliban membawa senjata memasuki markas kepolisian setelah ledakan dan menembak petugas keamanan di tempat tersebut.

“Bentrokan tidak berhenti. Sebanyak 20 orang terluka dan dibawa ke rumah sakit dari tempat ledakan,” kata Assadullah Shahbaz, anggota Dewan Provinsi Baghlan. Ia menambahkan bahwa mereka segera mengirim petugas dari provinsi tetangga.

Taliban mengaku bertanggungjawab atas “ledakan besar” dan bentrokan dengan pasukan Afghanistan.

“Sejumlah petempur Taliban yang lain sekarang sedang bentrok dengan pasukan Afghanistan,” kata jJru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid.

Nasrat Rahimi, seorang juru bicara pada Kementerian Dalam Negeri di Kabul, mengatakan pasukan Afghanistan menundukkan seorang petempur yang mencoba memasuki markas kepolisian, namun sejumlah petempur lain merangsek ke kantor tersebut.

Taliban melakukan penyerangan ke kantor-kantor keamanan untuk mengacaukan polisi dan pasukan meskipun mereka mengadakan pembicaraan langsung dengan pejabat Amerika Serikat untuk mengakhiri perang di Afghanistan. (mda)


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.