Maverick Vinales (Yamaha Factory Racing) turun di hari pertama tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Selasa (20/11/2018).
Rabu | 21 November 2018 | 14.51 WIB

Hallo.id, Jakarta – Tim Yamaha Factory Racing menuai hasil positif ketika menjalani hari pertama tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Selasa (20/11/2018) dengan kedua pebalapnya berada di peringkat tiga teratas.

Maverick Vinales keluar sebagai pebalap tercepat di hari pertama tes pramusim dengan mencetak waktu 1 menit 31,416 detik, sedangkan Valentino Rossi berada di peringkat tiga tercepat.

“Fokus utamanya adalah di mesin,” ungkap Vinales kepada MotoGP.com Selasa malam.

Vinales mengawali tes pramusim dengan menunggangi motor lamanya.

“Kemudian kami mengganti mesinnya dan kami merasakan kami tiba-tiba membaik di titik yang kami butuhkan. Saya sangat senang dan arah yang kami ikuti bersama Yamaha sudah berada di jalur yang tepat. Kami merasa lebih baik di tikungan, itu lah di mana kami harus memperbaiki diri dan kami sekarang mencoba mencari tahu bagaimana kami bisa meningkatkan akselerasi,” kata Vinales.

Vinales mengatakan perbedaan dari mesin 2018 dengan mesin 2019 adalah di engine breaking.

“Mesin baru ini jauh lebih baik. Tanpa mengerem terlalu banyak, saya bisa menghentikan motor lebih baik, jadi ini sangat membantu saya untuk menikung cepat tanpa menyiksa ban terlalu banyak,” kata Vinales, yang kali ini menggunakan nomor motor 12 itu.

Namun demikian, pekerjaan rumah bagi Yamaha masih banyak antara lain di akselerasi karena komponen elektronik bisa sering berganti ketika di trek.

“Jadi besok (Rabu) akan sangat penting untuk melakukan banyak lap dan mencoba memperbaiki akselerasi, yang mana kami harus berjuang lebih di sana,” kata Vinales.

Sementara itu, Rossi juga memberi hasil positif di hari pertama, walaupun tak bisa melanjutkan tes karena hujan.

“Pada akhirnya ini adalah hari yang positif tapi kami tidak memiliki waktu yang banyak,” kata pebalap asal Italia itu.

Rossi turun untuk membandingkan mesin lama dan mesin baru Yamaha yang akan digunakan tahun depan.

“Dan mesin itu cukup bagus, karena dia tidak terlalu memberi tekanan yang banyak kepada ban, jadi itu hasil kerja yang bagus,” kata The Doctor.

“Kami selalu bermasalah dengan degradasi ban, jadi kami mencoba membuat mesin yang lebih halus agar tidak terlalu memberi tekanan ke ban. Secara umum, seperti itu,” kata Rossi.

Juara dunia sembilan kali itu sepakat dengan rekan satu timnya bahwa mesin baru mereka membantu pengereman, tapi masih butuh peningkatan di akselerasi.

“Cukup membantu karena motor menjadi lebih mudah dikendarai dan kalian bisa lebih konstan. Soal akselerasi kurang lebih sama. Kami mencoba karakter yang lebih lembut untuk tidak terlalu banyak memutar ban dan itu cukup membantu,” kata Rossi.

Tapi itu belum cukup bagi Rossi.

Setelah membandingkan mesin lama dan mesin baru, pada hari kedua tes di Valencia, Yamaha akan menguji mesin spesifikasi kedua.

“Bagi saya, kedua tes ini bukan saja krusial tapi penting. Kami memiliki waktu hingga Februari untuk memilih mesin, tapi di tes ini, kami bisa memberikan indikasi untuk bekerja lebih di satu arah, jadi ini lah target kami untuk Valencia dan Jerez,” kata Rossi.

Hari kedua tes pramusim di Valencia akan digelar pada Rabu. (eko)


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.