Prabowo Subianto.
Senin | 16 April 2018 | 13.33 WIB

Hallo.id, Manado - Partai Gerindra mengklaim bahwa keputusannya yang mencalonkan kembali Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 sudah final. 

Sehingga, keputusan pada rapat koordinasi nasional (Rakornas) Partai Gerindra di Kediaman Prabowo, Bukit Hambalang, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, beberapa hari lalu tidak bisa diganggu gugat.

"Pak Prabowo adalah Capres yang sudah kita tetapkan dalam rapat pimpinan nasional, sehingga saya kira putusan itu bersifat sesuatu yang sudah final," ungkap Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (15/4/2018).

Maka itu, Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR ini membantah bahwa Prabowo Subianto hanya akan mengambil peran di balik layar alias King Maker pada Pilpres 2019. "Presiden yang diajukan oleh Gerindra itu Prabowo Subianto," kata wakil ketua MPR ini.

Dia tidak merinci sosok yang layak menjadi calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres mendatang. Muzani mengatakan bahwa dalam Undang-Undang tentang Pemilu, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden diajukan oleh partai politik (Parpol) atau gabungan Parpol.

"Maka karena kami Gerindra sudah memiliki calon presiden, maka pasangannya Pak Prabowo adalah tokoh orang yang bisa merepresentasikan dari satu partai politik," ungkap Anggota Komisi I DPR ini, seperti dilansir Sindo. (sdo)


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.