Rekayasa Lalu Lintas
Kamis | 5 Juli 2018 | 15.48 WIB

Hallo.id, Jakarta - Menyambut pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta, Kementerian Perhubungan baru-baru ini membuat kebijakan rekayasa lalu lintas. Hal ini sebagai upaya untuk memuluskan sukses pelaksanaan event olahraga terbesar di Asia ini pada bulan Agustus mendatang.

Berikut adalah 3 paket kebijakan tersebut yang saat ini tengah dilakukan tahapan uji coba ;

1.  Manajemen Rekayasa Lalu Lintas

Memperluas kebijakan kawasan ganjil-genap di Jakarta. Bila semula hanya di M.H. Thamrin, Jenderal Sudirman, dan Gatot Subroto, kini diperluas hingga Benyamin Sueb, Ahmad Yani, D.I. Panjaitan, S. Parman, Rasuna Said, MT Haryono dan Metro Pondok Indah.

Ini berlaku untuk semua kendaraan pribadi mulai dari hari Senin hingga Minggu pukul 06.00-21.00 WIB. 

Sistem ganjil-genap ini juga berlaku di Pintu Tol yang awalnya hanya berlaku di Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat dan Bekasi Timur, diperluas dengan memberlakukan sistem tersebut di GT Tambun (Tol Cikampek). Sementara untuk jalur Tol Jagorawi, sistem ganjil-genap berlaku di GT Dawuan dan GT Cibubur.

Bila terjadi kepadatan antrian di gerbang tol, maka diberlakukan kebijakan buka tutup gerbang tol prioritas. Waktunya bervariasi mulai dari pukul 06.00 sampai pukul 17.00 WIB, dan pukul 12.00 sampai pukul 21.00 setiap harinya. 

Gerbang tol yang ditutup tersebut akan menjadi jalur prioritas untuk menempuh rute Wisma Atlet Kemayoran, Gelora Bung Karno (GBK), Velodrome Rawamangun dan Cibubur.

Selain itu, akan ada lajur khusus di jalan tol untuk kendaraan pengangkut atlet dan angkutan umum bus. Ini diterapkan di beberapa ruas tol Dalam Kota, ruas Tol Pelabuhan, ruas Tol Wiyoto Wiyonodan ruas Tol Jagorawi. Total ruas tol khusus tersebut sepanjang 100 kilometer. 

2.  Penyediaan Angkutan Umum

Sebagai antisipasi banyaknya pembatasan penggunaan jalan, maka pihak Pemprov juga akan menambah armada TransJakarta sebanyak 76 unit. Selain itu akan ada 57 unit bus dari hotel atau mall ke venue, 204 bus khusus untuk wilayah yang terdampak perluasan kebijakan ganjil-genap, serta 10 unit bus tambahan guna keperluan non pertandingan.

3.  Pembatasan Lalu Lintas Angkutan Barang

Kebijakan terakhir ialah pembatasan kendaraan komersial atau truk pengangkut barang. Selama Asian Games berlangsung, pembatasan kendaraan-kendaraan jenis komersial dan truk pengangkut barang akan diperluas hingga ke ruas Tol Cawang Tj. Priok, ruas Tol Pelabuhan, ruas Tol Cawang TMII dan ruas Tol Cawang Cikunir.

Tiga paket kebijakan tersebut sudah mulai di uji coba per 2 Juli 2018 kemarin. Jadi dihimbau kepada masyarakat agar memperhatikan hal tersebut.

 

Sumber: Carmudi.co.id


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.