Awet Muda dengan Pola Makan yang Benar

Awet Muda dengan Pola Makan yang Benar
Rabu | 31 Mei 2017 | 4.28 WIB

Hallo.id,Jakarta- Meski sudah melakukan treatment awet muda atau peremajaan, namun tetap harus melakukan perawatan dari dalam. Pasalnya, jika sudah melakukan treatment awet muda tetapi tidak menjalani pola makan dan pola hidup sehat maka hasilnya tidak akan diperoleh.

Dijelaskan oleh dr. Samuel L. Simon, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, seseorang menjadi tua itu adalah sesuatu yang alamiah. Tetapi seberapa cepat seseorang menjadi tua itu tergantung dari pola hidup dan asupan makanan yang dikonsumsi.

Perlu diingat, apa yang dimakan akan tercermin pada organ kulit. Karena itu, untuk awet muda maka seseorang harus makan yang benar. Makan yang benar adalah makan makanan yang segar, tanpa bahan pengawet dan penyedap makanan. Makanan yang mengandung pengawet dan penyedap makanan membuat cepat tua, karena tubuh juga rusak.

Selain itu, sebaiknya juga mengurangi asupan garam dan gula. Jika seseorang banyak konsumsi garam maka cenderung terkena penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi, karena sifat dari garam adalah menyerap air. Sementara jika terlalu banyak makan gula, maka tubuh cenderung rentan terhadap diabetes melitus. Bahkan ada penelitian, jika seseoang banyak makan gula maka akan cenderung merasa lapar. Akibatnya, seseorang akan sering makan dan membuat seseorang menjadi gemuk atau obesitas.

Kurangi juga asupan karbohidrat, karena karbohidrat akan membuat gemuk. Di dalam tubuh pun, karbohidrat akan diolah menjadi gula. Di dalam tubuh, gula akan mengurangi oksidasi sehingga dampaknya menjadi kurang baik bagi kulit, yaitu kulit menjadi kendur. Selama ini, pola makan orang Indonesia adalah banyak karbohidrat dan lemak, tetapi kurang protein. Padahal, protein dibutuhkan untuk membentuk otot, membentuk rambut dan lain-lain.  

Sebab itu, dr. Ruri Diah Pamela, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin,  menganjurkan agar banyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan yang kaya serat agar awet muda. Dianjurkan juga makan kacang-kacangan dan protein seperti ikan segar. Untuk menjadi awet muda sebaiknya juga menjalani gaya hidup yang sehat seperti tidak merokok dan tidak minum minuman beralkohol. Merokok dapat membuat seseorang 30 persen cepat tua dibandingkan usianya, karena merokok sudah terbukti merusak kulit.

Sebaiknya juga tidur 6-8 jam sehari. Tidak berolahraga juga membuat seseorang tampak lebih tua. Sementara jika rutin berolahraga membuat seseorang awet muda. Pasalnya, olahraga melancarkan sirkulasi sehingga kondisi kulit juga akan baik. Lakukan olahraga secara teratur dan sehat yaitu tiga kali seminggu. Olahraga yang dipilih tidak perlu yang berat-berat, tetapi cukup olahraga yang simpel yaitu jalan kaki.

Faktor dari dalam lainnya yang perlu diperhatikan dan menyumbang besar terhadap penampilan awet muda adalah masalah psikologis. Jika seorang berpikiran positif maka akan berdampak pada kondisi kulitnya. Sementara jika seseorang berpikiran negatif dan stres maka kondisi kulitnya akan terlihat lebih jelek. Ketika seseorang stres, maka dilepaskan hormon kortisol. Hormon kortisol ini tidak baik bagi kulit dan menimbulkan penuaan dini, yaitu membuat kulit keriput dan kusam.  Hormon kortisol ini juga dilepaskan ketika seseorang begadang, sehingga seseorang cepat tua dan kulitnya kusam.(IK(

 

Foto:istimewa


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.