Bolehkah Seks Oral Antara Suami Istri?

Bolehkah Seks Oral Antara Suami Istri?
Sabtu | 29 April 2017 | 3.26 WIB

Hallo.id,Jakarta- Seks oral (oral sex) kerap dilakukan sebagai variasi bercinta. Umumnya dilakukan pasangan suami istri ketika melakukan foreplay atau pemanasan saat bercinta.

Dalam variasi bercinta seks oral, stimulasi yang diberikan maupun diterima di organ intim tanpa adanya interaksi antara alat kelamin.

Menghisap atau menjilat daerah sensitif atau area rangsangan seksual adalah bentuk seks oral.

Seks oral tidak hanya menjadi bagian dari foreplay atau pemanasan saat akan bercinta, sebelum masuk ke tahan intercourse atau berhubungan badan, tetapi juga dapat dilakukan sebagai aktivitas seksual mandiri.

Lantas sebenarnya apakah seks oral boleh dilakukan?

Menurut dr. Natalia Primadona, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin RS Royal Taruma, Jakarta Barat, seks oral boleh saja dilakukan. Bahkan, melakukan seks oral sebelum berhubungan badan adalah kegiatan yang normal dilakukan bersama pasangan.

Meski ketika melakukan seks oral tidak melibatkan interaksi alat kelamin, namun tidak menjamin keamanan 100 persen. Artinya, semua orang yang melakukan seks oral, sama-sama berisiko dan berpotensi tertular penyakit menular seksual bila salah satu pasangan memiliki penyakit kelamin.

Oleh karena itu, seks oral sebaiknya dilakukan oleh pasangan yang sehat. Bila salah satu pasangan menderita penyakit kelamin, maka tidak disarankan melakukan seks oral karena bisa menularkan pasangannya.

Jadi, sebelum melakukan seks orang sebaiknya mengetahui terlebih dulu kondisi kesehatan pasangannya, apakah terkena penyakit menular seksual (PMS) atau tidak. Sebaiknya juga tidak berhubungan seksual dengan bergonta-ganti pasangan. (IK)

 

Foto:istimewa


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.