Kado HUT RI 71, Owi dan Butet Persembahkan Emas Dari Olimpiade 2016

Kado HUT RI 71, Owi dan Butet Persembahkan Emas Dari Olimpiade 2016
Kado HUT RI 71, Owi dan Butet Persembahkan Emas Dari Olimpiade 2016.
Kamis | 18 Agustus 2016 | 9.47 WIB

Hallo.id Jakarta – Asa Indonesia untuk mengembalikan tradisi emas Olimpiade akhirnya terwujud. Ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil mempersembahkan kado medali emas untuk HUT ke-71 Kemerdekaan Indonesia setelah di partai final menaklukkan ganda campuran andalan Malaysia.

Bertanding di Riocentro Pavillon 4, Rio de Janeiro, Rabu (17/8/2016), Tontowi/Liliyana mampu menang atas pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 21-14, 21-12. Medali emas ini merupakan yang pertama bagi kontingan Indonesia di Olimpiade Rio de Janeiro.

Sukses ini sekaligus mengembalikan tradisi medali emas dari cabang bulu tangkis yang terhenti di Olimpiade London 2012 lalu. Sukses Tontowi/Liliyana ini juga menjadi kado terindah bagi peringatan ulang tahun Republik Indonesia ke-71.

Medali emas yang dipersembahkan Tontowi/Liliyana ini membuat Indonesia mampu kembali menyejajarkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Thailand, Vietnam, dan Singapura, yang sudah lebih dulu meraih emas.

Owi/Butet lolos ke final setelah mengalahkan unggulan teratas dari Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei, di semifinal dengan skor 21-16 21-15. Sedangkan Chan/Goh berhasil menembus final usai menaklukkan pasangan China lainnya berperingkat enam dunia, Xu Chen/Ma Jin, dengan skor 21-12 21-19.

Tontowi/Liliyana, satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa, tampil luar biasa saat menghadapi Zhang/ Zhao di Riocentro Pavilion 4, Rio de Janeiro, Brasil, Selasa (16/8/2016) pagi WIB. Mereka menghabisi unggulan teratas itu dengan skor 21-16 dan 21-15 dalam waktu 51 menit.

Tontowi/Liliyana sebelumnya telah bertemu Chan/Goh di babak penyisihan grup. Pada pertemuan di babak penyisihan grup, mereka menang dua game langsung 21-15 dan 21-11.

Pertemuan final ini merupakan pertemuan yang ke-10 kedua pasangan tersebut. Dari total 9 perjumpaan sebelumnya dengan peringkat ke-11 dunia asal Malaysia tersebut, pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini unggul telak 8-1. Satu-satunya kekalahan Owi/Butet adalah pada turnamen Tiongkok Terbuka SuperSeries pada 2012 silam dengan skor 19-21, 14-21.

Menpora Imam Nahrawi mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa rakyat Indonesia kepada Tontowi/ Liliyana. Keberhasilan ini menjadi kado untuk Indonesia. Sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di Olimpiade, medali emas baru bisa disumbangkan oleh cabang bulu tangkis.

Medali emas di olimpiade itu dipersembahkan Susy Susanti (1992), Alan Budikusuma (1992), Ricky Subagja/Rexy Mainaky (1996), Candra Wijaya/Toni Gunawan (2000), Taufik Hidayat (2004), dan Markis Kido/ Hendra Setiawan (2008). Sedangkan di Olimpiade London 2012 cabang bulu tangkis gagal mempersembahkan medali. (isn/fdl/hlb)


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.