Menpora Kukuhkan Atlet Untuk Paralympic Games 2016

Menpora Kukuhkan Atlet Untuk Paralympic Games 2016
Menpora Kukuhkan Atlet Untuk Paralympic Games 2016.
Jumat | 2 September 2016 | 17.42 WIB

Hallo.id, Solo – Bertempat di Hotel Lor In, Solo, Jawa Tengah, Menteri Pemuda dan Olahraga melakukan pengukuhan dan pelepasan Kontingen Indonesia yang akan berlaga di ajang Paralympic Games, 7-18 September 2016 mendatang.

Saat pengukuhan ini, Menpora menegaskan komitmen yang sangat tinggi dari Pemerintah untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia karena Paralympic Games juga menjadi salah satu barometer pengukuran prestasi itu.

“Inilah wajah Nawacita Pemerintah yang ingin kita wujudkan dalam prestasi olahraga. Kita memberi perhatian yang sama bagi atlet Indonesia. Tidak ada perbedaan antara atlet yang berprestasi di Olimpiade maupun Paralympic Games,” tegas Imam Nahrawi.

Ia juga ingin keberhasilan para atlet nantinya akan menjadi sebuah kebanggaan yang tidak hanya untuk saat ini saja tetapi bisa terus berlanjut sepanjang hidupnya. Oleh karena itu pemberian penghargaan dan jaminan hari tua juga telah disiapkan oleh pemerintah.

“Kita tidak ingin atlet dilupakan dari hiruk pikuk kemenangan. Oleh karena itu bonus dan penghargaan serta jaminan hari tua bagi atlet yang ada saat ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah. Apa yang diperoleh oleh para atlet yang nanti berhasil dari arena Olimpiade maupun Paralimpiade, semuanya sama,” tegasnya.

Menpora ingin para atlet Indonesia menjadi alat propaganda positif bagi keberhasilan Indonesia di pentas dunia sambil terus menjaga konsentrasi untuk menghadapi pertandingan yang akan dilakukan seraya mengatakan bahwa musuh terbesar dalam setiap pertandingan itu justru adalah diri kita sendiri.

“Jaga fisik, jaga hati dan juga mental dan keyakinan bahwa kita akan tampil dalam kondisi terbaik, memperoleh juara dan merebut emas. Akan ada banyak kejutan non teknis yang akan terjadi di lapangan,“ ujarnya sambil mengajak semua atlet untuk tetap fokus memberikan hasil yang terbaik bagi Indonesia dan tidak ingin target juara justru akan menjadi beban bagi atlet yang akan bertanding.

Selepas dikukuhkan Menpora yang didampingi oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Ketua Kontingen Paralympic Indonesia dan Ketua National Paralympic Committee (NPC) serta sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga melakukan jumpa pers.

Dalam jumpa pers ini Imam Nahrawi mengajak seluruh rakyat Indonesia mendoakan para atlet Indonesia melalui informasi yang disampaikan oleh kalangan jurnalis yang meliput kegiatan ini.

“Mohon doa dari tangan dan hati para jurnalis yang menyebarkan berita untuk seluruh masyarakat Indonesia agar mendoakan keberhasilan atlet kita, karena yang kita bawa adalah harga diri bangsa kita,” tegasnya lagi

Sebelumnya Chief de Mission Kontingen Paralympic Indonesia, Sukarno menjelaskan bahwa atlet Paralympic Indonesia mengirimkan 9 atlet yang mengikuti 4 cabang olahraga, yakni : atletik, angkat berat, tenis meja dan renang.

“Atlet paralympian Indonesia  yang lolos ke Brazil terdiri dari 6 atlet lolos kualifikasi dan 3 atlet melalui wildcard,” jelas Sukarno. (nie)


Hallo, untuk kerjasama dengan redaksi Hallo.id, dan jaringan media digital Hallo Media Network (HMN), hubungi Email :
redaksi@hallo.idredaksihallo@gmail.com
WhatsApp Center : 0853-15557788, 0819-15557788. Tks.