by

BNI Syariah Mengajak Masyarakat Bijak Bertransaksi di Masa Pandemi

Hallo.id, Jakarta –  BNI Syariah siap mengoptimalkan bisnis kartu pembiayaan BNI iB Hasanah Card sebagai solusi transaksi hijrah Hasanah. Diharapkan kartu BNI iB Hasanah Card bisa digunakan sebagai jalan keluar bagi masyarakat yang ingin bertransaksi sesuai prinsip syariah.
 
Hal ini disampaikan dalam online workshop Bijak Bertransaksi dengan Kartu Pembiayaan di kala Pandemi, Rabu (20/5/2020) yang diadakan BNI Syariah bekerjasama dengan Jurnalis Ekonomi Syariah (JES).
 
Hadir dalam acara ini, Wakil Ketua Harian DSN-MUI/ Pakar Ekonomi Syariah, Adiwarman A. Karim; Pemimpin Divisi Kartu Pembiayaan BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari; Pemimpin Divisi Kesekretariatan dan Komunikasi Perusahaan BNI Syariah, Bambang Sutrisno; dan dipandu oleh Publik Figur/Manajer Investasi, Adrian Maulana.
 
Adiwarman mengatakan salah satu amanat dari Fatwa DSN MUI yang menjadi acuan bagi perbankan adalah penggunaan Syariah Card tidak boleh mendorong konsumerisme yang berlebihan. Sehingga program yang dilaunching harapannya sesuai dengan kebutuhan nasabah dan tetap relevan dengan situasi saat ini.
 
Syariah Card / kartu pembiayaan merupakan kartu yang fungsinya seperti ‘kartu kredit’, dimana hubungan hukum antara bank dan nasabahnya didasarkan atas prinsip syariah.
 
“Latar belakang munculnya produk kartu kredit sesuai dengan prinsip syariah dengan mengacu pada Fatwa DSN No.54/DSN-MUI/X/2006 tentang Syariah Card.  Selain itu, perbedaan lain yang dimiliki syariah card yaitu adanya cash rebates,” kata Adiwarman.
 
Cash Rebate adalah bentuk penghargaan dari bank kepada pemegang kartu yang diberikan atas pembayaran tagihan yang besarnya proporsional dari jumlah pembayaran. Cash Rebate dapat mengurangi jumlah monthly membership fee/monthly fee. (inf)