by

Bikin Bangga. Ekspor Pertanian Bulan Februari Naik, Kata BPS

Hallo.id, Jakarta – Nilai ekspor pertanian mengalami kenaikan sebesar 0,91 persen month of month (mom) dan 28,04 persen year of year (yoy) dari total USD 0,30 Miliar pada Bulan Februari 2020. Kenaikan terjadi karena produk pertanian seperti biji kakao, sarang burung, tanaman obat, aromatik dan subsektor rempah-rempah mengalami peningkatan signifikan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Yunita Rusanti dalam video telekonferensi di Jakarta, Senin (16/3/2020) mengatakan  kenaikan ini terjadi disaat sektor migas turun sebesar 0,02 persen. “Sedangkan untuk ekspor nonmigas seperti pertanian tetap mengalami kenaikan,” ujar Yunita, Senin (16/3/2020).

BACA JUGA :  Menteri Keuangan Sri Mulyani Ungkap Faktor Penghambat RI Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Yunita mengatakan, kenaikan ekspor pertanian juga berdampak langsung pada kenaikan ekspor keseluruhan Indonesia di bulan Februari 2020 yang mengalami kenaikan sebesar 2,24 persen atau setara USD13,94 miliar.

BACA JUGA :  Penjualan Mobil Baru di Indonesia Sebulan Melonjak 72,6 Persen, Menjadi 84.910 Unit

“Pada Januari lalu sektor pertanian juga mengalami peningkatan ekspor tertinggi YoY dibanding sektor lainnya yang cenderung turun. Sementara, pada sektor industri pengolahan yang sebagian bahan bakunya berasal dari pertanian juga mengalami peningkatan meski hanya sebesar 3,16 persen,” katanya.

Disisi lain, sektor pertanian juga merupakan satu-satunya sektor nonmigas yang paling bertahan dari berbagai gejolak dan ancaman krisis, seperti masuknya wabah Covid 19 di Indonesia.

BACA JUGA :  Menteri Keuangan Sri Mulyani Ungkap Faktor Penghambat RI Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengatakan bahwa sektor pertanian dalam arti luas merupakan sektor yang paling tangguh, terutama dalam mengatasi krisis pertumbuhan pada sektor jasa. (rep)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.