by

Budi Waseso : Indonesia Surplus Beras 2,8 Juta Ton di April 2020

Hallo.id, Jakarta – Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso menyebut bahwa Indonesia akan mengalami surplus beras sebanyak 2,8 juta ton pada April 2020. Surplus tersebut bisa terjadi dengan adanya masa panen di Maret dan sisa stok beras yang ada saat ini.

“Jadi diperkirakan dari Menteri Pertanian, BPS panen kita April, akhir Maret. April diperkirakan surplus 2,8 juta ton kalau bicara data,” ujar Budi di Gudang Bulog Sunter, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

BACA JUGA :  Menkeu Sri Mulyani Mengklaim Kondisi Pasar Keuangan di Awal Tahun Cukup Baik

Budi mengatakan, dengan adanya surplus tersebut pihaknya akan menyerap beras sekitar 1,4 juta ton. Namun dengan syarat, beras yang ada saat ini harus segera didistribusikan kepada konsumen.

“Bulog akan menyerap paling tidak dengan kondisi gudang ini kurang lebih di atas 1,4 juta ton tapi itu tadi kita harus keluarkan beras-beras ini. Di beberapa tempat sudah mulai akan ada panen. Jadi itu yang akan kita lakukan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Realisasi Belanja Negara sampai dengan 31 Januari 2021 Mencapai Rp145,8 Triliun

Dia menambahkan, beberapa waktu belakangan sudah ada peningkatan permintaan beras melalui platform online Bulog. Kualitas beras tersebut dijamin bagus walau harga yang dikenakan murah.

“Melalui panganan.com satu hari bisa jual Rp171 juta, setara berapa saya tidak tahu secara persisnya, itu produk-produk yang kita jual secara online. Operasi pasar kita melalui ritel itu juga banyak, beras murah itu. Bukan berarti kualitas rendah, bisa di cek,” tandasnya.

BACA JUGA :  Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja, Era Baru Berusaha untuk Perluasan Lapangan Kerja

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan peninjauan kesiapan stok beras usai Indonesia dinyatakan positif Corona. Erick datang bersama rombongan di gudang beras Bulog di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara. (mdk)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.