by

Bukan Mahasiswa atau Buruh, Ini Pelaku Aksi Anarkis Bakar Halte

Hallo.id, Jakarta – Dunia politik nasional tengah dihebohkan oleh acara yang dibawa oleh Presenter kenamaan Indonesia, Najwa Shihab.

Pada hari Rabu (28/10/2020) presenter cantik ini memoderatori jalannya acara Narasi Newsroom, yang mengunggah video baru ke channel YouTube Narasi Newsroom secara serentak.

Video yang diunggah tersebut nyatanya sangat menarik dan menimbulkan perbincangan di kalangan politisi dan opinion leader.

Hanya butuh waktu satu jam bagi para pelaku untuk menyulut api dan membuat bara di Jalan MH Thamrin.

Najwa Shihab dan Tim Narasi dengan jelas membantah bahwa para pelaku anarkis dan pembajar halte di Jakarta, bukan bagian dari mahasiswa atau buruh yang menjadi motor penggerak aksi demo. Lalu, siapa?

Di bawah ini penjelasan Tim Buka Mata Narasi, di berbagai grup WhatsApp wartawan, sebagai berikut:

Dengan menggabungkan video yang kami kumpulkan dari sumber terbuka, Tim Buka Mata Narasi menyusun kembali secara rinci, menit demi menit pembakaran Halte TransJakarta Sarinah pada 8 Oktober 2020.

Hasil analisis Tim Narasi menemukan bahwa para pelaku memang datang untuk membakar Halte TransJakarta dan memperburuk situasi aksi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja.

Pelaku mula-mula datang dari arah Jalan Sunda secara berkelompok saat aksi mulai panas di perempatan Sarinah.

Mereka sempat berfoto-foto dan melakukan pengamatan. Secara terencana, para pelaku kemudian berpencar untuk membakar Halte TransJakarta.

Saat mahasiswa terlibat bentrokan dengan Polisi di perempatan Sarinah, para pelaku sibuk melakukan pengrusakan halte.

Mereka lantas memanfaatkan momen itu untuk melakukan pengrusakan lebih masif dengan sengaja menyulut api di dalam halte.

Hanya butuh waktu satu jam bagi para pelaku untuk menyulut api dan membuat bara di Jalan MH Thamrin.

Dan para pelaku bukan bagian dari mahasiswa atau buruh yang menjadi motor penggerak aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja yang baru disetujui DPR dan Pemerintah dalam rapat paripurna pada 5 Oktober 2020. (*/bud)