by

Disebut Lamban, Kasus Kematian Akibat Corona di RI Tinggi, Mengapa Begini?

Hallo.id, Jakarta – Hingga hari ini, Indonesia catatkan 893 pasien positif Covid-19, 78 pasien meninggal dan hanya 35 pasien dinyatakan sembuh.

Ketimpangan angka tersebut, disebut-sebut sebagai akibat kurang tanggapnya Presiden Joko Widodo dalam melakukan langkah pencegahan sejak Covid-19 pertama kali muncul di Wuhan, China.

BACA JUGA :  Indonesia Kalah dalam Sidang Gugatan WTO, Pemerintah Diminta Antisipasi Banjirnya Ayam Brazil

Pengurus MUI Pusat, Anton Tabah Digdoyo memandang tidak keliru jika melonjaknya angka pasien Covid-19 menjadi kesalahan Jokowi sebagai kepala negara.

“Buruknya kepemimpinan, berimbas pada lambannya respon taktis strategis krisis corona di beberapa pekan terakhir. Indonesia sekarang memiliki tingkat kematian tertinggi di dunia,” kata Anton Tabah kepada redaksi, Kamis (26/3/2020).

BACA JUGA :  Indonesia Kalah dalam Sidang Gugatan WTO, Pemerintah Diminta Antisipasi Banjirnya Ayam Brazil

Anton Tabah mengaku sangat kecewa ketika Jokowi tidak mengindahkan saran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan MUI yang meminta segera lakukan lockdown untuk menekan penyebaran virus.

BACA JUGA :  Indonesia Kalah dalam Sidang Gugatan WTO, Pemerintah Diminta Antisipasi Banjirnya Ayam Brazil

Terlebih, kata dia, saat negara sudah waspada dengan virus corona. Indonesia malah membuka akses masuk warga negara China. (ktn) #mediamelawancovid19

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.