by

Ganjar Pranowo Keluarkan Maklumat, Melarang Perantau Mudik ke Jateng

Hallo.id, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menegaskan kepada warga perantau asal Jawa Tengah tak perlu pulang kampung sampai penyebaran virus corona atau Covid – 19 mereda. 

Hal ini disampaikan Ganjar dalam Maklumat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang disampaikan ke publik malam kemarin. Ganjar mengatakan maklumat ini dikeluarkan dengan mempertimbangkan perkembangan persebaran covid – 19 di Jateng.

“Bapak ibu, sekaligus saya nderek [minta] titip. Tolong berpesan pada keluarga panjenengan [Anda] yang saat ini masih ada di Jakarta, Surabaya, atau kota perantauan lainnya. Tolong bilang agar tidak usah pulang sekarang. Tetap di posisi masing-masing hingga virus ini mereda,” kata Ganjar dikutip dari maklumat, Jumat (3/4/2020).

Ganjar juga menginstruksikan kepada pimpinan wilayah supaya menjaga setiap perbatasan desa, kampung, dan gang. Menurutnya, jika dulu ronda hanya malam, sekarang 24 jam. Warga Jateng juga perlu mendata siapa saja  yang masuk dan keluar. Jika ada pendatang, pastikan sudah periksa ke puskesmas, kemudian wajib isolasi mandiri 14 hari. 

“Kalau ada yang ngeyel masih keluar-keluar harus tegas diperingatkan, kalau perlu sediakan rumah karantina darurat memanfaatkan kantor desa,” tegasnya.

Adapun pemerintah memahami kekhawatiran masyarakat Jateng. Selain ancaman corona, kegiatan ekonomi yang lesu juga bisa mengancam hajat hidup masyarakat Jateng.

Namun demikian, dia menegaskan, pemerintah akan hadir untuk memastikan kebutuhan warga terjamin. Pemerintah akan mengucurkan paket bantuan dengan anggaran Rp405 triliun rupiah. 

“Pemprov Jateng juga sudah menyiapkan sedikitnya Rp1,4 triliun. Dana itu, antara lain akan digunakan untuk jaring pengaman sosial,” jelasnya