by

Hadapi Tekanan Global, Jokowi Minta Jajarannya Harus Optimis, Caranya?

Hallo.id, Jakarta – Presiden Joko widodo (Jokowi) meminta jajarannya menghitung secara detail dampak ekonomi di 2021, akibat merebaknya virus korona atau Covid-19. Kepala Negara ingin Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang kuat, agar terlindung dari gejolak global.

“Saya minta sekali lagi untuk dikalkulasi secara detail, mengenai risiko pelemahan ekonomi global, termasuk akibat dari merebaknya virus korona yang terjadi di awal tahun ini dan kemungkinan dampak ekonomi lanjutan di tahun 2021,” ucap Jokowi dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/3/2020).

BACA JUGA :  Realisasi Belanja Negara sampai dengan 31 Januari 2021 Mencapai Rp145,8 Triliun

Rapat terbatas kali ini membahas kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal tahun 2021, dan rencana kerja pemerintah 2021. Acara tersebut dihadiri sejumlah menteri pada Kabinet Indonesia Maju.

BACA JUGA :  Diuji Keberaniannya, Kapolri Didesak Periksa Kerumunan Terhadap Presiden di NTT

Jokowi juga meminta jajarannya memperkuat langkah-langkah mitigasi yang sudah dikerjakan. Ia pun ingin rancangan kebijakan fiskal untuk 2021, mampu memerkuat daya tahan ekonomi nasional dalam mengatasi risiko dari gejolak global.

BACA JUGA :  Diuji Keberaniannya, Kapolri Didesak Periksa Kerumunan Terhadap Presiden di NTT

“Ini perlu juga digarisbawahi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengingatkan jajarannya untuk bersikap optimis, kendati Indonesia sedang menghadapi tekanan ekonomi global. Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi RI di 2019 sudah cukup baik, yakni 5,02%. (nas)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.