by

Hallo Pak Sekda, soal Sofa Senilai Rp 200 Juta Apa Bukan Pemborosan?

-Bogor-17 views

Hallo.id, Cibinong – Anggaran pada Satuan Kerja Sekretaris Daerah (Sekda) untuk pembelian Sofa atau kursi sebesar Rp 200 juta dipersoalkan urgensinya di masa pandemi Covid-19.

“Itu hanya salah satu saja, sofa ini harganya cukup fantastis untuk ukuran masyarakat dibawah itu besar, jangankan 200 juta, bantuan sosial saja yang hanya Rp 600 ribu, bisa rebutan kok,” ujar Ketua Forum Wartawan Bojongede Bersatu (FWBB), Iwan Boring, di kantor Sekda, Kamis (10/09/2020).

“Apa itu bukan pemborosan, emang sofa yang lain sudah tidak layak pakai, sudah hancurkah? atau sudah tidak bisa digunakan, sehingga harus diganti dengan harga Rp 200 juta, itu yang saya sayangkan,” Iwan menambahkan.

Upaya Iwan meminta penjelasan kepada pihak Sekda, yang bermula ada yang mengaku ajudan Sekda bernama Oki, berkomunikasi melalui pesan singkat.

Menurut Iwan, akan mengagendakan pertemuan FWBB dengan Sekda untuk memberikan klarifikasi. Namun komunikasi dengan ajudan terputus.

Sebagai kontrol sosial, Iwan menyayangkan dalam masa pandemi seperti ini masih saja ada anggaran yang terkesan tidak penting tanpa jelas perencanaan dan pertimbangannya.b

“Saya sambangi kantor Sekda, tidak ada satu orang pejabatpun yang bisa ditemui untuk menjawab pertanyaan saya,” lanjut Iwan.

Resepsionis kantor Sekda Kabupaten Bogor yang bernama Gina mengatakan tidak ada yang bisa memberi tanggapan.

“Pak Sekda lagi Check Up kesehatan,” kata Gina.

Sementara itu menghubungi telpon seluler Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin, juga belum menjawab.

Meskipun demikian, untuk menjaga keberimbangan berita, media Hallobogor.com tetap memberikan kesempatan kepada pihak Sekretariat Daerah atau yang berkompeten untuk memberikan tanggapannya sesuai Mekanisme Hak Jawab. (*/yus)