by

Kehilangan Inovasi dan Kreativitas, PLN Akhirnya Gagal Mencapai Target Bauran Energi

HALLO – Kasihan Indonesia, malu kepada Internasional, tidak tau mau menaruh muka/wajah di mana?, karena semua janji beliau untuk penurunan emisi terancam gagal total.

Apa buktinya? Target pengurangan penggunaan energi fosil melalui bauran energi Indonesia sampai saat ini masih berantakan, tidak ada kemajuan sama sekali, bahkan cenderung mengalami kemunduran dari waktu ke waktu.

BACA JUGA :  PUPR Usulkan Fasilitas Pembiayaan Perumahan Rp23 Triliun bagi 200.000 Rumah Subsidi

Hal tersebut terjadi karena BUMN sebagai pelopor sekaligus penentu keberhasilan target penurunan emisi justru berjalan mundur.

PLN yang mendapat tugas besar untuk meraih komitmen ini malah melakukan langkah yang berlawanan dengan tujuan kesepakatan perubahan iklim.

BACA JUGA :  Menparekraf Temui Kapolri, Bahas Kolaborasi Bangkitkan Dunia Parekraf

Hal ini terlihat dari komposisi penggunaan batubara dalam pemenuhan listrik nasional prosentasenya malah meningkat.

Sepanjang tahun 2016 – 2020 dalam bauran energi listrik PLN, penggunaan batubara terus meningkat, sementara penggunaan EBT dalam bauran listrik nasional dalam periode yang sama tidak ada kemajuan yang berarti.

BACA JUGA :  Bappenas Sebut Sejumlah Proyek Prioritas pada 2022, Termasuk 10 Destinasi Wisata

Padahal bauran energi baru terbaharukan (EBT) memegang posisi kuci dalam konteks pencapaian target penurunan emisi karbon Indonesia sebagaimana yang dijanjikan Preside Jokowi. Mengapa ?