by

Ki Kusumo dan Pendukung Geruduk Polres Kab. Bekasi, Ada Apa?

Hallo.id, Bekasi – Ketua Umum Komando Pejuang Merah Putih (KPMP), Ki Kusumo beserta ratusan anggotanya menggeruduk Kantor Mako Polres Kabupaten Bekasi. Tujuannnya, menanyakan perkembangan kasus yang menimpa salah seorang anggotanya yang menjadi korban pemukulan oleh oknum sekuriti Deltamas, Cikarang.

Ki Kusuma sengaja datang beserta ratusan anggota KPMP ke Kantor Polres Kabupaten Bekasi untuk menanyakan bagaimana perkembangan proses laporan salah seorang anggota kami pada hari Rabu sore 29 Juli 2020, yang sampai sekarang belum ada perkembangan apapun dari pihak kepolisian, karena dirinya juga pernah mengalami kasus serupa dikeroyok orang di Kelapa Gading pada 2016, setelah itu ada laporan besoknya pelaku langsung ditangkap,

“Jadi di sini kami ingin lihat apakah Polisi akan bekerja profesional, berpihak pada yang benar apa tidak, mungkin bila mana proses tidak berjalan maka kami akan melakukan proses sendiri,” kata Ketum KPMP, Ki Kusumo kepada sejumlah media, di depan Kantor Polres Kabupaten Bekasi, Minggu (02/08/2020).

Mengenai ratusan anggota KPMP yang hadir adalah ketua wilayah Kab Bekasi dan anggotanya dan juga hadir satu ketua wilayah Riau, semua kumpul di kantor sekretariat Komando Pejuang Merah Putih, Marcab Kabupaten Bekasi di jalan Bojong Koneng RT 1/ RW 03, Telaga Murni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi untuk menyusun strategi dan langkah hukum selanjutnya.

“Kita tidak memulai tapi kalo kami diganggu maka akan kami ganggu lagi, bila ada satu yang disakiti maka semua akan merasakan, untuk itu kami akan ke Polres Kabupaten Bekasi untuk mendorong polisi agar segera memproses kasus ini bila tidak maka kami akan lakukan tindakan sendiri,” tegasnya

Seperti diketahui korban pemukulan Nassir (32) saat itu bersama tim mendampingi masyarakat untuk menemui pihak Deltamas membicarakan permasalahan pembayaran tanah yang diserobot oleh pihak Deltamas.

“Kita dari tim dengan 8 orang mendampingi warga, tiba-tiba oknum sekuriti menyerang kami hingga saya mengalami cidera di batang hidung, pada Rabu (29/08/2020) sore, kita melaporkan ke Polsek dan pada hari Kamisnya kami juga berusaha untuk menemui pihak Deltamas namun kami diajak ke Polsek oleh anggota,” ujar Nassir.

Lebih lanjut korban pemukulan oknum sekuriti di dampingi pengacara Jefry Raja Sinaga SH, saat itu langsung melaporkan ke Polres karena tidak terima atas kejadian tersebut.

“Kejadian jam 11 hari Rabu 29 Juli 2020, sorenya langsung kami laporkan ke Polisi tentang pengeroyokan, sudah di visum, BAP serta menjelaskan saksi dan diduga oknum yang melakukan sudah kita jelaskan ke polisi,”pungkas Jefry. (ichsan)