by

Mabes Polri Naikkan Kasus Kampung Kurma Group ke Tahap Penyidikan

-Hukum-25 views

HALLO – Berdasarkan informasi yang didapatkan dari Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri disebutkan bahwa perkara Kampoeng Kurma Group telah naik ke tahap Penyidikan.

Hal ini terbukti dari Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirimkan oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri kepada Jaksa Agung Pidana Umum.

Demikian keterangan tertulis dari Zentoni, S.H., M.H. selaku Kuasa Hukum Konsumen Korban Kampoeng Kurma Group, yang diterima Hallo.id, Senin 23 November 2020.

Zentoni, S.H., M.H., menjelaskan Kampoeng Kurma Group ini diduga telah melakukan tindak pidana memperdagangkan suatu barang berupa lahan kavling dengan sarana prasarana serta bonus pohon kurma yang tidak sesuai dengan janji.

“Janjinya itu dinyatakan dalam label, etiket, keterangan, iklan atau promosi penjualan barang dan/atau tidak menepati kesepakatan waktu penyelesaian sesuai yang dijanjikan,” katanya.

Selain itu, juga dan/atau pelaku melakukan kegiatan perdagangan tanpa memiliki izin usaha perusahaan perantara perdagangan property (SIU-P4) dan atau tindak pidana pencucian uang yang diduga dilakukan oleh perusahaan Kampoeng Kurma Group.

Ssebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 dan/atau Pasal 62 ayat (2) Jo Pasal 16 Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan/atau Pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dan/atau Pasal 3 dan/atau Pasal 4 dan/atau Pasal 5 dan/atau Pasal 6 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang;