by

Bumiputera Indonesia Minta TKA China Dipulangkan Sesingkat Mungkin

Hallo.id, Jakarta – Koodinator Presidiun Nasional Majelis Permusyawaratan Bumiputera Indonesia (PN MPBI), Hatta Taliwang mengatakan masuknya TKA ilegal asal Negara RRC Komunis ke beberapa daerah di Indonesia harus direspon dengan menggunakan paradigma kedaulatan negara.

“PN MPBI mendesak pemerintah untuk dalam waktu yang sesingkat-singkatnya mengembalikan para TKA dan WNA tersebut ke negara asalnya,” kata Hatta dalam pernyataan pers kepada Hallo.id, Jumat (15/5/2020).

Hatta Taliwang menyebut kehadiran TKA China jelas merupakan ancaman nyata terhadap kemerdekaan dan kedaulatan NKRI. Oleh karena itulah PN MPBI secara serius dan tegas menolak kehadiran TKA dan WNA RRC Komunis di seluruh wilayah kedaulatan NKRI.

Hatta juga menegaskan menegaskan bahwa setiap orang apakah dia pejabat negara, partai politik, anggota legislatif, para birokrat yang secara nyata memberikan fasilitas dan kemudahan kepada para TKA dan WNA asal RRC Komunis ke Indonesia patut dianggap sebagai
pengkhianat negara.

Mengutip media, Hatta menyebut bahwa kehadiran TKA dan WNA asal negara RRC Komunis jumlahnya banyak sehingga cukup mrnjadi ancaman bangsa. Keterangan Menaker menyebut jumlah TKA China di Indonesia mencapai 40.000 jiwam

Sedangkan menurut Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly mengungkapkan ada 188 ribu warga negara asing (WNA) asal China memasuki Indonesia pada Januari 2020 atau setelah virus corona. (*/bud).