by

Harun Masiku Diduga Sudah Meninggal, MAKI akan Lapor Orang Hilang

-Hukum-38 views

Hallo.id, Jakarta – Keberadaan tersangka kasus dugaan suap ke eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Harun Masiku, sampai saat ini masih misteri. Kasus itu terungkap pada saat KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring Wahyu Setiawan bersama tujuh orang lainnya pada 8 Januari 2020 lalu. Harun Masiku kala itu sudah hilang bak ditelan bumi.

Harun diduga memberi suap ke Wahyu Setiawan agar bisa ditetapkan sebagai pengganti almarhum Nazaruddin Kiemas yang lolos ke DPR. Politikus PDI Perjuangan itu diduga menyiapkan Rp850 juta agar ambisi menjadi anggota dewan mulus.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, meyakini Harun Masiku sudah meninggal dunia. Keberadaan Harun Masiku yang sampai saat ini tak terungkap menjadi landasan asumsi Boyamin.

“Saya yakin Harun Masiku sudah meninggal dunia. Dasarnya adalah perbandingan dengan Nurhadi. Untuk Harun belum ada kabar sama sekali, kalau Nurhadi tiap minggu selalu ada info baru dari banyak informan,” kata Boyamin di Jakarta, Senin (20/4/2020).

Boyamin pesimis KPK mampu menangkap Harun Masiku hidup – hidup. Pasalnya, lembaga yang bermarkas di Kuningan, Jakarta Selatan itu sudah menetapkan Harun Masiku sebagai buronan. Namun hingga kini, kabar keberadaan anak buah Megawati Soekarnoputri itu tak kunjung didapatkan.

Atas dasar itu, Boyamin mengaku bakal membuat laporan orang hilang atas Harun Masiku. Dia juga akan meminta keterangan dari institusi terkait untuk mengumumkan Harun Masiku telah wafat, jika dalam kurun waktu dua tahun tak muncul.

“Ini penting untuk status istri dan anaknya,” ucap Boyamin. Status itu juga bisa digunakan KPK untuk menghentikan penyidikan. Selain itu, publik juga butuh kepastian informasi agar tidak bingung dengan penanganan kasus yang dilakukan KPK. (ide)

BACA JUGA :  KPK Kembali Periksa Pejabat Kemensos, Dalami Penunjukan Rekanan Bansos