by

Masyarakat Dilarang Timbun BBM, Ini Jaminan BPH Migas Soal Ketersediaan Minyak

HALLO – Pemerintah melalui Badan Pengatur Hulu Minyak dan Gas menjamin pasokan dan distribusi BBM di Pulau Jawa aman pasca terbakar dan meledaknya kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu.

Kepala BPH Migas Fansurullah Asa menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan PT Pertamina agar melaksanakan pola Regular, Alternative, Emergency (RAE) bagi Terminal BBM yang terdampak.

“Pasokan BBM di Jakarta Raya aman karena Pertamina memiliki skenario pola RAE yang mengalihkan suplai BBM dari Kilang Cilacap Terminal BBM Bandung Raya maupun dari Terminal BBM Tanjung Gerem,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kabar Baik, Pemerintah Nyatakan akan Tingkatkan Prosentase Rasio Kredit UMKM

Baca Juga: Pertamina Rugi Besar, 400 Ribu Barel Minyak Menguap Akibat Kebakaran Kilang Balongan

BACA JUGA :  Jasa Marga Catat 150 Ribu Kendaraan Telah Kembali ke Jabotabek Pada H-1 Paskah

Lebih lanjut Fansurullah meminta masyarakat tidak perlu panik terkait isu kekosongan BBM karena kebakaran kilang Balongan. Masyarakat juga diminta beraktivitas normal seperti biasa dan tidak menimbun BBM.

Baca Juga: 4 Hal yang Disampaikan Bos Pertamina Saat Tinjau Kilang Balongan, Termasuk Penyebabnya

BACA JUGA :  Pemerintah Siapkah Gaji ke-13 Plus THR, Begini Penjelasan Menko Perekonomian

Karena menurutnya cadangan dan suplai bahan bakar masih tersedia dan mencukupi untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Lebaran.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikelMasyarakat Dilarang Timbun BBM, Ini Jaminan BPH Migas Soal Ketersediaan Minyak