by

Media Harus Perhatikan Keselamatan Jurnalis Saat Liputan Kasus Covid-19

Hallo.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengumumkan kepada publik ada dua warga negara Indonesia positif terkena virus Corona (Covid-19). Bagamana keselamatan Jurnalis Saat Liputan Kasus Covid-19?

Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Jakarta Asnil Bambani, dan Sekretarisnya Afwan Purwanto menyatakan Undang-Undang Pers nomor 40 tahun 1999, pers nasional memiliki peran sebagai media informasi, pendidikan, dan kontrol sosial. Juga berkewajiban untuk memberikan informasi yang tepat, akurat, dan benar.

BACA JUGA :  Pemerintah Keluarkan Larangan Bepergian dan Cuti Lebaran bagi ASN, Ini Durasi Waktunya

“Namun, perusahaan media harus ingat dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, para pemberi kerja harus memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja para jurnalis,” kata Asnil di Jakarta, Senin (3/2/2020).

BACA JUGA :  Ahok Berbagi Pengalaman dengan Gibran, Soal Tata Kota Sampai Gaya Kepemimpinan

Karena itu, AJI menyerukan:

  1. Perusahaan media wajib membekali alat kesehatan bagi jurnalis yang meliput perihal Covid-19.
  2. Media menjaga kerahasiaan identitas pasien dan keluarganya seperti nama lengkap dan alamat, guna menghindari kepanikan massal.
  3. Media menggunakan narasumber yang berkompeten dalam kasus Covid-19.
  4. Pers tidak mengutamakan sensasi dari korban dan keluarga.
  5. Pemerintah wajib memberikan informasi akurat, kredibel dan transparan dalam perkara Covid-19. (bud)
BACA JUGA :  BNPB Tambah Kekuatan Enam Helikopter untuk Percepatan Penanganan Darurat Bencana NTT

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.