by

Menkumham Larang WNA Masuk RI, Kecuali Pekerja Proyek Strategis

Hallo.id, Jakarta – Kemudian, tenaga bantuan dan dukungan medis, pangan; awak alat angkut baik laut, udara maupun darat; dan orang asing yang bekerja pada proyek-proyek Strategis Nasional.

“Orang asing yang dikecualikan tersebut tentunya harus memenuhi persyaratan,” jelas Jhoni Ginting.

Persyaratan yang dimaksud antara lain surat keterangan sehat dalam Bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan dari masing-masing negara dan telah berada 14 hari di wilayah/ negara yang bebas Covid-19.

BACA JUGA :  Kabar Baik, Pemerintah Nyatakan akan Tingkatkan Prosentase Rasio Kredit UMKM

Selain itu, Permenkumham tersebut juga mengatur regulasi bagi orang asing yang berada di Indonesia. Orang asing pemegang izin tinggal kunjungan (termasuk bebas visa kunjungan dan visa on arrival) yang telah berakhir dan/ atau tidak dapat diperpanjang izin tinggalnya, akan diberikan izin tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa perlu mengajukan permohonan ke kantor Imigrasi tanpa dipungut biaya.

BACA JUGA :  Jasa Marga Catat 150 Ribu Kendaraan Telah Kembali ke Jabotabek Pada H-1 Paskah

Kemudian, orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap yang telah berakhir dan/ atau tidak dapat diperpanjang akan diberikan penangguhan dan diberikan izin tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa perlu mengajukan permohonan ke Kantor Imigrasi tanpa dipungut biaya.

BACA JUGA :  Pemerintah Siapkah Gaji ke-13 Plus THR, Begini Penjelasan Menko Perekonomian

“Dengan diberlakukannya Permenkumham ini, maka Permenkumham 7 dan 8 Tahun 2020 dinyatakan tidak berlaku,” jelasnya.

“Peraturan ini akan diberlakukan mulai 2 April 2020, pukul 00.00 WIB dan akan berakhir setelah instansi yang berwenang menyatakan pandemik Covid-19 sudah dapat terkendali dan dinyatakan aman bagi masyarakat,” demikian Jhoni Ginting. (era)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.