by

Menperin Ingin Tingkatkan Kapasitas Produksi Industri Pengolahan Ikan

Hallo.id, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi industri pengolahan ikan di dalam negeri untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga mengisi permintaan ekspor. Oleh karena itu, keberlangsungan sektor kelautan ini perlu ditopang pasokan bahan baku yang kontinyu.

“Industri pengolahan ikan membutuhkan bahan baku dengan jenis ikan yang spesifik dan standar kualitas tertentu, serta suplai yang kontinyu,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

BACA JUGA :  Strain Baru Hasil Inovasi Riset Kemen KKP, Ini Manfaat dan Keunggulannya Ikan Mas Mustika

Menperin mengungkapkan, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dan sekitar 70% wilayahnya berupa laut. Ini menjadi salah satu potensi dalam pengembangan industri pengolahan ikan di tanah air.

Baca juga : Businesstoday.id, info terkini seputar dunia ekonomi, bisnis, dan korporasi.

“Di wilayah pesisir dan laut itu terkandung beragam sumber daya alam yang sangat besar, termasuk jenis ikan, yang perlu dimanfaatkan secara optimal,” tuturnya.

BACA JUGA :  Lima Gerai Restoran Cepat Saji McDonald’s Ditutup Pemkot Semarang, Minimal 2 Hari

Sebagai bagian dari sumber daya alam, sektor perikanan terbagi menjadi dua, yaitu perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 50 tahun 2017, jumlah penangkapan ikan yang diperbolehkan adalah 12,5 juta ton per tahun.

BACA JUGA :  Lima Gerai Restoran Cepat Saji McDonald’s Ditutup Pemkot Semarang, Minimal 2 Hari

“Potensi ini baru dioptimalkan sekitar 60%, karena produksi perikanan tangkap pada tahun 2019 sekitar 7,9 juta ton. Untuk sektor perikanan budidaya, jumlah produksi ikan meningkat setiap tahun dengan volume sekitar 6,4 juta ton di tahun 2019,” papar Agus. (eco)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.