by

Menteri ESDM Sebut Biodiesel Berperan dalam Ketahahan Energi Nasional

HALLO – Biodiesel  memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional.Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan rencana strategi pengembangan biodiesel melalui mandatori B30 dan B40.  

Hal itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, melalui keterangan tertulisnya, Senin 25 Januari 2021.. 

BACA JUGA :  Bappenas Sebut Sejumlah Proyek Prioritas pada 2022, Termasuk 10 Destinasi Wisata

Menurut Arifin,  pemerintah tengah berupaya mengembangkan berbagai bahan baku dari sumber daya alam domestik lainnya sebagai pengganti kelapa sawit. 

Pengembangan ini disertai dengan meminimalkan pembukaan lahan atau hutan. 

BACA JUGA :  Menparekraf Temui Kapolri, Bahas Kolaborasi Bangkitkan Dunia Parekraf

“Kementerian ESDM bekerja sama dengan stakeholders terkait untuk menggunakan lahan reklamasi, atau pasca tambang dan mengupayakan tanaman yang cocok berdasarkan kondisi lahan dan iklim,” katanya.

Hingga 2020, kata Arifin, realisasi pemanfaatan biodiesel untuk kebutuhan domestik sebesar 8,46 juta kiloliter (KL). 

BACA JUGA :  PUPR Usulkan Fasilitas Pembiayaan Perumahan Rp23 Triliun bagi 200.000 Rumah Subsidi

Pemanfaatan biodiesel ini berdampak pada penghematan devisa sebesar Rp38,31 triliun berdasarkan perhitungan menggunakan rata-rata MOPS solar 2020 sebesar US$ 50 per BBL dengan kurs Rp14.400 per dolar AS.