by

Omnibus Law Cipta Kerja, Menguntungkan Investor tapi Merugikan Pekerja

Hallobogor.com, Kota – Omnibus Law Cipta Kerja adalah sebuah RUU untuk menarik untuk investor, namun isi UU tersebut sangat merugikan pekerja.

Demikian dikatakan Ketua PSP SPN PT. Unitex Kota Bogor, Syahril saat gelar Aksi Tolak UU Omnibus Law dan penegakan supremasi hukum di Gedung DPRD Kota Bogor, Rabu (26/2/2020).

BACA JUGA :  Keras Sekali, Kapitra Ampera Menuding Abdullah Hehamahua Halusinatif dan Tebar Fitnah

Menurutnya, dengan berubahnya beberapa pasal dari ketentuan yang ada, sangat merugikan. Seperti upah per jam yang berdampak hilangnya upah bulanan, hilangnya pesangon, hilangnya jaminan kesehatan, hilangnya cuti dan sebagainya.

Tidak hanya itu, kata Syahril, kontrak dan outsourcing diperluas tanpa batas waktu, serta dihapusnya sanksi pidana diganti dengan sanksi administratif hanya menguntungkan investor.

BACA JUGA :  Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Barata Sembiring Lapor Kapolri Sekaligus Minta Perlindungan

“Ini semua adalah pemiskinan sistimatis, yang ke depannya membuat anak cucu kita menjadi jongos di negeri sendiri,” kata Syahril.

Jadi intinya, menurut Syahril, RUU ini kental sekali nuansa pesanan pihak pemodal. Bahkan, lanjut dia, pesangon juga diturunkan menjadi 29 bulan dari 32,2 bulan yang saat ini.

BACA JUGA :  Ingin Mengembangkan Usaha Fara Luwia Malah akan Diambil Alih Konglomerat, Begini Kronologinya

“RUU ini memberikan karpet merah untuk pemodal asing dan juga Tenaga Kerja Asing (TKA) yang unskiil dapat dengan mudah masuk ke Indonesia yang akan menggeser tenaga kerja Indonesia,” tukasnya. (and)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.