by

Hentikan Proyek Infrastruktur Dulu, Ekonomi Bisa Dikembalikan Tapi Nyawa Tidak

Hallo.id, Jakarta – Kondisi pandemik virus corona yang saat ini terus meluas di Indonesia menuntut seorang pemimpin berani mengambil risiko dalam memutuskan kebijakan.

Keberanian ini pula yang diharapkan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan kebijakan lockdown.

BACA JUGA :  322 Kasus Baru Positif Covid-19 di Bangkalan Selama 14 Hari, Ini Pemicunya

“Dalam situasi seperti ini harus ada pemimpin yang berani ambil resiko untuk ambil keputusan pahit. Presiden mesti tegas, jangan ragu ambil keputusan selamatkan rakyat,” ucap Direktur Eksekutif Center for Social, Political, Economic and Law Studies (Cespels), Ubedilah Badrun, Senin (30/3/2020).

BACA JUGA :  Kapolri Intruksikan Seluruh Polda dan Jajarannya Berantas Aksi Premanisme

“Jika harus hentikan proyek infrastruktur ya hentikan, jangan memaksakan diri bangun ibukota baru di tengah nyawa rakyat bergelimpangan dan meregang kesakitan akibat terpapar Covid-19,” tegas Ubedilah.

BACA JUGA :  Target 30 Juta di 2024, Jokowi Minta Percepat Transformasi Sektor UMKM ke Ekosistem Digital

Menurutnya, penyelamatan nyawa rakyat lebih penting dibanding ekonomi yang saat ini juga dalam kondisi terpuruk.

“Mengapa? Karena kehilangan nyawa rakyat tidak bisa dikembalikan, tetapi ekonomi bisa disembuhkan,” pungkasnya. (mol)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.