by

PAPDI : Imunitas Komunitas pada Corona Bisa Sebabkan Kematian Massal

Hallo.id, Jakarta – Ada sebuah hal sangat penting yang harus diwaspadai Pemerintah Indonesia dalam mengatasi wabah virus corona atau Covid-19.

Hal itu disampaikan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia atau PAPDI dalam surat resmi yang telah dilayangkan ke Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Surat PAPDI itu disiarkan oleh dokter Dirga Sakti Rambe melalui Twitter pribadinya Sabtu (28/3/2020). Dalam surat itu PAPDI merekomendasikan agar Pemerintah Indonesia tidak mengikuti ide atau saran-saran politisi dunia tentang mengatasi virus corona dengan teori herd immunity atau imunitas komunitas.

BACA JUGA :  Hindari Lima Kesalahan ini agar Lebih Sukses dalam Berbisnis di Bidang E-Commerce

Berdasarkan kajian PAPDI, jika teori itu diterapkan Pemerintah Indonesia maka sebuah bencana menakutkan bakal berpotensi terjadi. Disebutkan PAPDI, teori itu bisa memicu terjadinya kematian massal di Indonesia dan dan melenyapkan satu generasi.

BACA JUGA :  Kabar Duka Cita, Ayahanda Wartawan Senior Budi Purnomo Telah Tiada

Teori herd immunity artinya membiarkan imunitas alami tubuh hingga terbentuk daya tahan terhadap virus dan penyebaran virus diharapkan reda dengan sendirinya.

“Sementara itu, organisasi profesi tempat saya bernaung, PAPDI juga telah melakukan kajian terhadap “herd immunity” pada #COVID19. SEANDAINYA konsep ini sengaja diterapkan di Indonesia, terjadi kematian massal & HILANGNYA 1 GENERASI,” tulis dokter Dirga.

BACA JUGA :  Pemerintah Keluarkan Larangan Bepergian dan Cuti Lebaran bagi ASN, Ini Durasi Waktunya

Banyak hal yang mendasari PAPDI mengingatkan pemerintah untuk menerapkan teori itu. Dan PAPDI dalam kesimpulannya menyarankan pemerintah agar lebih baik memutus mata rantai host, penjamu, inang dengan berbagai cara. Lalu deteksi dan pengobatan dini pasien COVID-19. (war) #mediamelawancovid19

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.