by

Soal Pembuat Video TKA China, Habiburokhman Minta Aparat Jangan Main Tangkap

Hallo.id, Jakarta – Sebuah video yang berisi narasi rombongan TKA China positif corona masuk Kendari viral di media sosial. Pembuat Video tersebut bernama Hardiono bahkan sempat ditahan pihak kepolisian akibat rekamannya itu.

Politisi Partai Gerindra Habiburokhman menanggapi kasus Hardiono, dimana ia mengatakan bahwa Hardiono belum tentu berniat menyebarkan hoaks.

“Mari kita evaluasi kasus Kendari. orang yang sebarkan info gak tepat belum tentu berniat sebarkan hoax dan kepanikan,” tulis @habiburokhman di Twitter.

Habiburokhman menyarankan pihak kepolisian untuk mencari tahu informasi jelas ketimbang menangkap Pembuat Video.

“Aparat harus bijak, jangan sedikit-sedikit main tangkap, lebih baik luruskan saja dahulu informasinya. Kesalahan dalam penegakan hukum malah bisa bikin makin ruwet,” kata dia.

Dalam pemberitaan, rombongan TKA China yang diviralkan positif virus Corona ternyata masuk Indonesia dari Thailand, tak seperti yang dijelaskan Polisi. Mereka awalnya terbang dari China ke Thailand, dikarantina, lalu terbang ke Jakarta.

Sebanyak 49 TKA China itu berasal dari wilayah Henan. Pada 29 Februari, mereka tiba di Thailand. Mereka dikarantina di Negeri Gajah Putih hingga 15 Maret 2020, lalu mendapat sertifikat sehat. (kon)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.