by

Politisi Partai Golkar Agung Widyantoro, yang Apresiasi Program Kartu Prakerja

Hallo.id, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Agung Widyantoro mengapresiasi realisasi program Kartu Prakerja di lapangan yang mendapatkan antusiasme sangat tinggi dari masyarakat. Menurut Agung,  program semi bantuan sosial berupa Kartu Prakerja sesuai dengan realitas di tengah kesulitan yang dihadapi oleh rakyat saat-saat ini.

“Perlu dilihat juga fakta yang ada di lapangan. Realitasnya, masyarakat sangat antusias untuk mengikuti program Kartu Prakerja ini. Pendaftar yang sudah terverifikasi mencapai 2,5 juta orang, padahal tiap gelombang kuotanya disiapkan 200.000 orang,”  ujar Agung dalam siaran persnya kepada Parlementaria, Selasa (19/5/2020).

Politisi F-Golkar ini mengungkapkan, Kartu Prakerja yang pada awalnya diprioritaskan untuk angkatan kerja muda pada perkembangannya sudah melalui modifikasi. Mengingat, pandemi Covid-19 yang tiba-tiba melanda Indonesia membuat prioritasnya beralih untuk pekerja maupun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak dengan skema pelatihan untuk bekal pasca pandemi.

“Di sisi lain, berkaitan dengan skema pelatihan online yang dianggap banyak kalangan tidak efektif, saya menjelaskan bahwa skema itu merupakan modifikasi dari konsep awal. Supaya, tidak menghilangkan esensi pembekalan skill kepada penerima Kartu Prakerja. Pelaksanaan pelatihan secara online ini kan sementara saja karena memang keadaan darurat Covid-19,” tandas Anggota Banggar DPR RI itu.

Selain itu, Agung mengapresiasi Pemerintah yang telah banyak mengeluarkan upaya skema bantuan langsung. Yakni, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Program Bantuan Sembako, subsidi listrik, bansos tunai, dan bansos khusus Jabodetabek. “Program Kartu Prakerja yang kini sifatnya semi bansos, memang diprioritaskan untuk mereka yang kehilangan pekerjaan,” pungkas legislator dapil Jawa Tengah IX tersebut. (dpr)