by

PT Johnlin Sandarkan Kapal di Kasipute, Pemda Tidak Berdaya Hadapi Korporasi

Hallo.id, Jakarta – Bersandarnya Kapal milik PT Johnlin Batu Mandiri di Pelabuhan Kasipute Minggu (26/04/2020), dinilai sebagai bentuk tidak berdayanya Pemerintah Daerah (Pemda) Bombana terhadap tekanan korporasi.

“Ini benar-benar bukti nyata bahwa Pemda Bombana terlihat tidak berdaya menghadapi Korporasi,” kata Wakil Ketua DPRD Sultra, Muh Endang SA.

Pasalnya, saat Kementerian Perhubungan, yang ditindaklanjuti Dinas Perhubungan Sultra melarang aktivitas bongkar muat orang di pelabuhan kecuali logistik, BBM dan hal-hal terkait penanganan Covid.

Pemda Bombana justru mengizinkan kapal yang diduga milik PT Jhonlin untuk membuang sauh di pelabuhan.

“Saya minta Dinas Perhubungan Sultra mengivestigasi kasus ini. Kenapa aparatnya dibawah bisa memberi izin kapal ini berlabuh,” ujarnya.

Apakah Pelabuhan Kasipute itu memang boleh diperuntukan untuk sandarnya kapal jenis Landing Craft Tank (LCT), apalagi di masa seperti sekarang.

Ketika kita bertarung melawan Covid, ini malah puluhan orang dari luar Sultra dengan enteng masuk Bombana, dikawal aparat lagi.

Lebih lanjut kata Politisi Demokrat itu, dengan adanya perlakuan istimewa itu, Ia berharap jika Pemda Bombana bisa tegas kepada perusahaan perkebunan tebu itu jika melakukan pelanggaran lingkungan di areal konsensinya.

“Yang terkait nyawa (potensi penyebaran Covid) saja tidak berani ditindak, apalagi kalau melanggar aturan soal lingkungan hidup,” beber Endang. (ini)