by

PUPR Usulkan Fasilitas Pembiayaan Perumahan Rp23 Triliun bagi 200.000 Rumah Subsidi

HALLO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) mengusulkan bantuan pembiayaan perumahan menggunakan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk tahun 2022 sebesar Rp23 triliun untuk 200 ribu unit rumah bersubsidi.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko D. Heripoerwanto dalam seminar daring di Jakarta, Rabu 24 Februari mengatakan alokasi anggaran FLPP tersebut kemungkinan diusulkan untuk didapat dari dana bergulir sebesar Rp3,9 triliun dan usulan DIPA 2022 sebesar Rp19,1 triliun.

BACA JUGA :  Menteri Keuangan Sri Mulyani Ungkap Faktor Penghambat RI Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Untuk Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) untuk tahun 2022, Kementerian PUPR usul untuk pembangunan 312 unit rumah.

BACA JUGA :  Penjualan Mobil Baru di Indonesia Sebulan Melonjak 72,6 Persen, Menjadi 84.910 Unit

Baca Juga: Segera Songsong Migrasi Kendaraan Konvesional ke Listrik, Pertamina Dapat Dukungan

Menurutnya tahun 2022 nanti bantuan FLPP akan diusulkan sebanyak 200 ribu unit, dengan anggaran Rp23 triliun, namun hal ini masih proses.

BACA JUGA :  Menteri Keuangan Sri Mulyani Ungkap Faktor Penghambat RI Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Baca Juga: Tiger Woods Kecelakaan Tunggal di Los Angeles, Sahabat Kirim Doa dan Ucapan Lekas Sembuh

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel PUPR Usulkan Fasilitas Pembiayaan Perumahan Rp23 Triliun bagi 200.000 Rumah Subsidi