by

Kita Turut Prihatin, Ribuan Jamaah Umrah akan Dipulangkan Bertahap

Hallo.id, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) mencatat, sebanyak 18.589 jemaah umrah berada di Arab Saudi. Rencananya, mereka akan dipulangkan secara bertahap setelah menyelesaikan rangkaian perjalanan dan ibadah umrahnya sesuai paket masing-masing.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Arfi Hatim mengatakan, bahwa ribuan jamaah umrah tersebut yakni yang berangkat dari Indonesia sebelum dikeluarkannya aturan penangguhan sementara akses masuk ke Arab Saudi.

BACA JUGA :  Pembayaran THR dan gaji ke-13 Tahun 2021 Sebesar Gaji Pokok Plus Tunjangan Melekat, Begini Keterangan Menkeu

“Sampai hari ini, tercatat ada 18.589 jemaah umrah yang berada di Arab Saudi. Mereka akan dipulangkan secara bertahap, untuk hari ini misalnya, data kepulangan tercatat mencapai 4.763 jemaah,” kata Arfi, Kamis (5/3/2020).

BACA JUGA :  Buntut Klaster Tarawih, Kemenag Perketat Pemantauan Penerapan Prokes di Masjid-masjid

Mereka yang akan pulang, kata Arfi, akan dibawa oleh 13 maskapai penerbangan, yaitu: Air Asia, Citilink, Emirates Airlines, Ethiopian Airlines, Etihad Airways, Flynas Airlines, Garuda Indonesia, Lion Air, Malaysia Airlines, Oman Air, Saudi Arabian Airlines, Srilankan Air, dan Turkish Airlines.

“Sebagian ada yang penerbangan langsung ke beberapa bandara di Indonesia, sebagian lainnya transit di Kualalumpur, Dubai, Addis Ababa, Abu Dhabi, Singapura, Turki, dan Queen Alia,” tuturnya.

BACA JUGA :  Menag akan Pimpin Langsung Sidang Isbat dalam Penetapan Awal bulan Syawal 1442H

Sementara itu, Kasubdit Pengawasan Ibadah Umrah dan Haji Khusus Noer Aliya Fitra menambahkan, bahwa berdasarkan data Siskopatuh pemulangan jemaah umrah Indonesia yang saat ini masih di Saudi berakhir 15 Maret mendatang. (fin)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.