by

Penyakit Berbahaya, Selain Corona, Masyarakat Diminta Waspada DBD

Hallo.id, Jakata – Wakil Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Melki Laka Lena mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya terpaku pada virus Covid-19 atau corona.

Ia berharap masyarakat juga mewaspadai demam berdarah dengue (DBD) yang kini juga melanda.

“Kita harus pikirkan DBD, itu penyakit khas Indonesia. Corona itu penyakit impor, jangan kita terpesona dengan penyakit impor lalu melupakan penyakit dalam negeri. DBD harus kita urus,” kata Melki Laka Lena, Selasa (10/3/2020) lalu.

BACA JUGA :  Target 30 Juta di 2024, Jokowi Minta Percepat Transformasi Sektor UMKM ke Ekosistem Digital

Dalam Kasus DBD di Indonesia ini, sebanyak 33 orang di Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal dunia karena penyakit tersebut. Bahkan di tingkat nasional, sejak Januari lalu sudah 100 orang meninggal karena DBD.

BACA JUGA :  Azis Syamsuddin Diduga Terlibat Dua Perkara, KPK Layangkan Surat Panggilan Kedua

Maka itu, Melki berharap seluruh jajaran pemerintah maupun masyarakat tak hanya fokus pada corona dan berpaling dari ancaman DBD. Pasalnya, demam berdarah tergolong mematikan dan perlu kesiapsiagaan serta sikap tanggap pemerintah maupun masyarakat. “Corona sudah ada yang urus,” ujar Politikus Golkar itu.

BACA JUGA :  Ternyata Bukan di Blitar, Politisi PDI Perjuangan Sebut Tempat Kelahiran Bung Karno di Sini

Melki mengaku sudah mengunjungi salah satu daerah terparah terjangkit DBD, yakni Nusa Tenggara Timur. Ia mengatakan, demam berdarah yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti merupakan cerminan perilaku tak sehat di suatu daerah. (jur)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.