by

Sempat Dipersoalkan Ahli Hukum, Kejagung Terima SPDP Munarman 6 Hari Sebelum Ditangkap

HALLO – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku sudah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus dugaan tindak pidana terorisme dari penyidik Tim Densus 88 Antiteror Polri atas nama tersangka Munarman.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menjelaskan, SPDP itu diterima Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum pada tanggal 21 April 2021.

BACA JUGA :  Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Barata Sembiring Lapor Kapolri Sekaligus Minta Perlindungan

SPDP diterbitkan oleh penyidik Densus 88 Antiteror Polri Nomor: B/172/IV/RES.6.1/2021/Densus tertanggal 15 April 2021,” ujar Eben seperti dikutip Hallobogor.com dari PMJNews.

Baca Juga: Menag akan Pimpin Langsung Sidang Isbat dalam Penetapan Awal bulan Syawal 1442H

BACA JUGA :  Keras Sekali, Kapitra Ampera Menuding Abdullah Hehamahua Halusinatif dan Tebar Fitnah

Sebelumnya, Polri sampai saat ini masih terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap bekas sekretaris umum FPI Munarman yang ditangkap, diamankan terkait dugaan tindak pidana terorisme.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono menerangkan terduga teroris Munarman selama ini diduga ikut serta dalam kegiatan baiat yang dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia.

BACA JUGA :  Ingin Mengembangkan Usaha Fara Luwia Malah akan Diambil Alih Konglomerat, Begini Kronologinya

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikelSempat Dipersoalkan Ahli Hukum, Kejagung Terima SPDP Munarman 6 Hari Sebelum Ditangkap