by

Sidang Penyiraman Air Keras, Novel Baswedan Sebut Nama Eks Kapolda Metro M. Iriawan

-Hukum-29 views

Hallo.id, Jakarta – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjalani sidang lanjutan kasus penyiraman air keras yang menimpanya tahun 2017 silam. Novel hadir sebagai saksi korban.

Dalam jalanya sidang, Novel mengungkap hal-hal aneh yang sempat dirasakannya sebelum kejadian dan sesudah kejadian penyerangan air keras yang menimpanya.

“Saya laporkan seperti ada orang-orang mencurigakan di sekitar rumah saya kisaran dua minggu sebelum kejadian, foto-fotonya saya dapat dari tetangga yang mengambil foto itu dan saya serahkan ke pak kapolda metro pada saat itu Pak Iriawan,” kata Novel di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (30/4/2020).

Menurut Novel, Iriawan saat itu memiliki dugaan kuat terhadap siapa sosok yang dicurigai melakukan pengintaian dan penyerangan terhadapnya. Namun hal Novel merasa, Iriawan tahu bahwa yang tengah mengincar Novel memiliki kekuatan yang besar.

“Saya kira Pak Kapolda tahu ini kekuatannya cukup besar,” tutur Novel.

Novel melanjutkan, pada saat mendatangi TKP dan mengidentifikasi temuan di lapangan, Iriawan sempat menyebutkan sejumlah nama. Namun kembali, hal itu butuh pembuktian yang kuat.

“Pak Kapolda mengatakan bahwa ia merasa kecolongan dan beliau menyebut beberapa nama dan beliau mengatakan akan melakukan penelusuran,” ungkap Novel.

Selain kejadian 2017, Novel juga menceritakan beberapa insiden di tahun 2016 saat ia bekerja menuju KPK menggunakan sepeda motor. Menurut Novel, identitas pelaku penyerangan yang sengaja menabraknya telah dikantongi, namun perlu bukti hukum yang tak sembarangan.

“Sebenarnya kita di KPK tahu siapa saja pihaknya tapi bukan hal bijak bila hal itu disampaikan di ruang publik,” jelas Novel. Demikian, seperti dikutip Merdeka.com.(*/mer)