by

Sinovac Dituding Sebagai Vaksin Paling Lemah, Jubir Vaksinasi Covid Klarifikasi Begini

HALLO – Media massa memberitakan bahwa WHO membandingkan 10 vaksin COVID-19 dan Sinovac yang paling lemah dan Indonesia satu-satunya yang memesan vaksin Sinovac.

Benarkah berita tersebut? Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Badan POM: Dr. dra. Lucia Rizka Andalusia, M.Pharm, Apt, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Badan POM memberikan klarifikasinya. 

BACA JUGA :  Mensos Risma Kembali Kunjungi NTT Pastikan Bantuan Masyarakat Tersalurkan Baik

Dikutip dari laman resmi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional, berikut ini adalah klarifìkasi soal itu:

Hingga saat ini, tidak ada dokumen dan informasi resmi dari WHO yang membandingkan respon imunitas 10 kandidat vaksin, atau pernyataan bahwa vaksin Sinovac rendah sebagaimana ditampilkan dalam pemberitaan. 

BACA JUGA :  Varian Baru Covid-19 E484K Ditemukan di Jakarta, Begini Langkah Kemenkes

Hal ini pun sudah kami konfirmasikan kepada pihak WHO di Indonesia. 

Sampai saat ini belum ada pengumuman tingkat efikasi vaksin Sinovac baik dari pihak produsen maupun badan pengawas obat di negara tempat dilakukannya uji klinik. 

BACA JUGA :  BNPB Tambah Kekuatan Enam Helikopter untuk Percepatan Penanganan Darurat Bencana NTT

Selain itu, informasi bahwa hanya Indonesia yang memesan vaksin Sinovac juga tidak tepat.